Jatim Belum Terbebas Dari Ancaman Malaria

Oleh Dian Kurniawan pada 29 Apr 2014, 13:02 WIB
Diperbarui 29 Apr 2014, 13:02 WIB
Cegah Malaria, Kemenkes Bagikan Ribuan Kelambu
Perbesar
(Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak empat Kabupaten di Jawa Timur belum terbebas dari ancaman penularan malaria. Keempat kabupaten tersebut adalah Kabupaten Madiun, Pacitan, Trenggalek dan Banyuwangi.

Hal tersebut diungkap berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Timur sesudah dipastikan masih ada kabupaten di Jawa Timur yang belum bebas dari penularan malaria secara total.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Jawa Timur Ansarul Fahrudda mengatakan, empat kabupaten tersebut masih ditemukan adanya penderita malaria, baik itu dibawa dari luar daerah ataupun yang berasal dari daerah itu.

"Mereka ada yang tertular dari luar wilayah asalnya dan ada yang memang tertular malaria di daerah asalnya," kata Ansarul, Selasa (29/4/2014), melalui telepon seluler.

Ansarul menambahkan bahwa dengan masih adanya penularan malaria di empat kabupaten di Jawa Timur maka perlu dilakukan kegiatan kewaspadaan untuk mencegah penularan kembali.

"Di antara langkah yang dilakukan dengan menggunakan kelambu antinyamuk yang disediakan di Dinas Kesehatan semua kabupaten kota di Jawa Timur," imbuhnya.

Diharapkan dengan adanya upaya-upaya pencegahan penularan malaria maka ke depan empat kabupaten yang masih belum bebas penularan malaria bisa tersertifikasi eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan.

"Di Jawa Timur tinggal 4 kabupaten, sementara 34 kabupaten-kota lainnya sudah tersertifikasi bebas penularan malaria," ujarnya.

Sekadar diketahui bahwa target Dinas Kesehatan Jawa Timur tahun 2015 mendatang seluruh Jawa Timur sudah bebas penularan malaria sehingga bisa mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, mengatasi kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan.

Malaria sampai sekarang masih jadi penyakit mematikan yang masih mengancam beberapa kawasan di Indonesia Timur, di antaranya Papua, Papua Barat, Maluku Utara, dan NTT.

Penularan Malaria disebabkan gigitan nyamuk Anopheles Betina yang menyebarkan parasit plasmodium dan ditandai dengan demam, kedinginan, berkeringat dan anemia. (Dian Kurniawan)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya