Menteri Agama Ingatkan Jemaah Haji Siapkan Stamina Fisik Hadapi Armuzna

Oleh Nurmayanti pada 08 Agu 2019, 21:00 WIB
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di Makkah. Bahauddin/MCH

Liputan6.com, Makkah - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengimbau jemaah haji Indonesia mempersiapkan stamina fisik dalam menghadapi pelaksanaan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Jemaah haji akan mulai bergerak ke Arafah pada Jumat (9/8/2019) secara bertahap.

"Saya ingin pesan kepada seluruh jemaah kita, besok hari jumat secara bertahap jemaah sudah meninggalkan Makkah dan dilakukan 3 tahap. Semua jemaah agar persiapkan diri sejak hari ini tidak perlu lagi memforsir stamina energi kita untuk hal tidak perlu," jelas Menag di Makkah, Kamis (8/8/2019).

Seluruh jemaah haji Indonesia akan menuju Arafah, Muzdalifah dan Mina untuk melakukan rangkaian puncak haji pada tanggal 9 - 13 Dzulhijjah. Menag berharap pelaksanaan puncak haji berjalan lancar. "Mudah-mudahan segala sesuatu berjalan lancar," imbuhnya.

Tim Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mempersiapkan sarana dan prasarana menghadapi pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

Mulai dari kesiapan petugas, obat-obatan, ambulans dan alat kesehatan lainnya.

Ini diungkapkan Kepala Pusat Kesehatan Eka Jusuf Singka di Makkah, Kamis (8/8/2019). "Kita punya tim TPP, TGC dan Tim Kuratif Preventif yang terus berjalan nanti juga tim ambulans evakuasi," ujar dia.

Dia menuturkan, petugas kesehatan PPIH mulai digerakkan ke Armuzna pada Kamis ini. Dengan rincian, 70 orang Tim Gerak Cepat (TGC), Tim Preventif Promotif (TPP) sebanyak 23 orang dan petugas yang bekerja di klinik di Arafah.

Adapula petugas yang ditempatkan pada titik-titik khusus seperti daerah jamarat, lokasi perjalanan jemaah haji menuju Mina.

Saat ini, kata Eka Jusuf, perlengkapan dan peralatan kesehatan untuk jemaah haji sudah dikirim ke tenda-tenda di Armuzna. Pasokan obat-obatan hingga alat kesehatan maupun ambulans.

Dia mengaku PPIH juga menjalin kerjasama dengan Muasassah Arab Saudi untuk mengatur strategi dalam menghadapi puncak haji.

"Jami kementerian atau muassasah itu sudah ketemu dengan kami untuk mengatur strategi bagaimana nanti di Arafah dan Muzdalifah," pungkas dia. 

Tonton Video Ini: