Sakit Jantung, 2 Calon Haji Meninggal Dunia di Madinah

Oleh Nurmayanti pada 22 Jul 2019, 19:00 WIB
Diperbarui 22 Agu 2019, 16:48 WIB
Makam Baqi di Madinah menjadi salah satu lokasi pemakaman jemaah haji di Tanah Suci. Deny/MCH

Liputan6.com, Jeddah - Dua calon haji Indonesia kembali wafat di Tanah Suci pada Minggu, 21 Juli 2019. Kedua calon haji tersebut berasal dari embarkasi Solo (SOC) 40 dan Medan (MES) 5.

Calon haji pertama bernama Muhammad Rum Batubara yang berasal dari Mandailing, Sumatera Utara (Sumut). Dia tergabung dalam MES 2 yang tiba di Tanah Suci pada 21 Juli 2019.

Ketua Kloter 5 Medan, Irfansyah Nasution, menuturkan sepekan sebelum berangkat, Muhammad Rum sempat dirawat di rumah sakit.

"Ketika sampai di embarkasi, pemeriksaan kesehatan terhadap beliau, kemudian dirawat di asrama haji karena naik gulanya cukup tinggi dan setelah dirawat alhamdulillah bisa terbang," jelas dia kepada Tim Media Center Haji (MCH), Senin (22/7/2019). 

Rum Batubara merupakan warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu. Istrinya bernama Bahria Ns. Pria berusia 65 tahun ini wafat akibat cardiogenic shock atau serangan jantung. Almarhum juga diketahui penderita diabetes melitus.

Muhammad Rum meninggal dunia di Al Salihiyah Golden Hotel pada 21 Juli 2019 pukul 18.45 WAS. Jenazah telah disalatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di Baqi Madinah. 

 

2 of 2

Calon haji kedua

Calon haji kedua, Nasikin Sinwan Salam, berusia 63 tahun. Dia berasal dari Magelang, Jawa Tengah, yang tergabung dalam kloter SOC 40.

Menurut certification of death (COD), Nasikin wafat pada 21 Juli 2019 pukul 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS) di Rumah Sakit (RS) Al Anshor, Arab Saudi.

Penyebab meninggalnya adalah other cardiac arrhythmias atau penyakit jantung. Dia diketahui merupakan pengidap diabetes melitus dan hipertensi.

 Tonton Video Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by