Keutamaan Mengusap Sudut Yamani di Kakbah

Oleh Liputan6.com pada 22 Jul 2019, 14:52 WIB
Diperbarui 22 Jul 2019, 14:52 WIB
Melihat Lebih Dekat Bangunan Kakbah
Perbesar
Umat muslim melaksanakan salat berjemaah menghadap bangunan Kakbah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Jumat (17/8). (AP Photo/ Dar Yasin)

Liputan6.com, Jakarta - Selain menyentuh Hajar Aswad, ada satu tempat yang menjadi perhatian jemaah haji dan umrah untuk disentuh yaitu Sudut Yamani.

Perjuangan menyentuh Sudut Yamani tidak sesulit menyentuh atau mencium Hajar Aswad. Bahkan, calon haji dapat menyentuh atau mencium Sudut Yamani setiap kali putaran thawaf.

Dilansir dari buku Rujukan Utama Haji & Umrah untuk Wanita karya Ablah Muhammad al-Kahlawi, Sudut Yamani adalah sudut Kakbah sebelah barat daya dan terletak di atas fondasi-fondasi awal Baitullah.

Ablah mengatakan dalam bukunya bahwa Sudut Yamani memiliki sejumlah keistimewaan. Sudut Yamani sering kali diusap oleh Rasulullah dengan tangannya yang mulia, yang kemudian diikuti semua sahabat Rasulullah.

"Rasulullah tidak pernah lupa untuk mengusap Sudut Yamani dan Hijir Ismail setiap satu putaran tawaf. Hal ini kemudian diikuti oleh Abdullah ibnu Umar" (HR Abu Dawud dan al-Nasai)

Selain itu, dalam buku yang sama juga disebutkan bahwa dalam riwayat Abu Hurayrah, Rasulullah pernah berkata bahwa pada Sudut Yamani terdapat 70 Malailat.

"Ada 70 Malailat yang memegang rukun Yamani. Barangsiapa berdoa, 'Ya Allah, berilah aku ampunan dan kesehatan di dalam agama, dunia dan akhirat. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jauhkanlah diri kami dari siksa api neraka' maka 70 malaikat tersebut akan berkata,'Aamiin, kabulkanlah doanya'" (HR Ibnu Majah)

 

Reporter : Nabila Bilqis