Total 55 Jemaah Haji Debarkasi Surakarta Meninggal Dunia

Oleh Devira PrastiwiLiputan6.com pada 08 Sep 2018, 14:19 WIB
Diperbarui 10 Sep 2018, 14:13 WIB
Jemaah Haji Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Jemaah haji asal debarkasi Surakarta, Jawa Tengah yang meninggal dunia di Arab Saudi hingga pemulangan kelompok terbang (kloter) 32, bertambah dua orang. Sehingga totalnya menjadi 54 orang.

"Berdasarkan data yang diterima melalui Sistem Kompterisasi Haji Terpadu (Siskohat) debarkasi Surakarta, jumlah jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci sebanyak 54 orang dan ditambah satu meninggal di Tanah Air, sehingga totalnya menjadi 55 orang," ujar Kepala Subbagian Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surakarta Afief Mundzi, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (8/9/2018).

Dia memaparkan, dua haji yang dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci yakni Siti Aljiatul Andji (68) tergabung kloter 91 dan Suprihatin Amat Ponem (65) tergabung kloter 43.

"Siti Aljiatul Andji dilaporkan meninggal di Pemondokan Makkah Arab Saudi, pukul 05.00 waktu Arab Saudi (WAS) dan Suprihatin di Rumah Sakit Arab Saudi Makkah, pukul 12.49 WAS. Keduanya karena menderita sakit," paparnya.

Menurut Afief, jumlah jemaah debarkasi Surakarta yang meninggal hingga kepulangan kloter 32 ke Tanah Air totalnya sebayak 55 orang yang terdiri 50 orang asal Jateng dan lima orang asal Yogyakarta.

PPIH debarksi Surakarta pada kegiatan pemulangan haji pada Jumat, 7 September 2018 ada tiga kloter, yakni 31, 32, dan 33 asal Temanggung serta Wonosobo.

Kloter 31 telah mendarat di Bandara Adi Soemarmo Boyolali pukul 02.00 WIB dan kemudian disusul kloter 32 pukul 09.10 WIB, sedangkan kloter 33 dijadwalkan tiba sekitar pukul 19.10 WIB.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

2 of 2

360 Jemaah Haji

Jemaah Haji Indonesia
Jemaah haji kembali di Indonesia 80 persen lebih tiba tepat waktu. (www.haji.kemenag.go.id)

Afief memaparkan, setibanya di Asrama Haji Donohudan, mereka langsung diperiksa.

"Rombongan haji kloter 32 asal Wonosobo Jateng sebanyak 360 orang. Setelah tiba di Asrama Haji Donohudan, langsung prosesi pemeriksaan di Gedung Muszdalifah, dan kemudian dinaikan bus penjemput dari daerahnya," kata dia.

Afief mengatakan, jumlah haji setibanya di Tanah Air dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Dr Moewardi Solo ada tiga orang.

"Tiga haji itu, yakni Mursid Muhammad Mukhadin (75) tergabung kloter 13 asal Kabupaten Brebes, Sunarya Trisna Sukarta (54) asal Kebumen kloter 12, dan Badariah Dimuati asal Kulon Progo DIY kloter 29," jelas Afief.

Lanjutkan Membaca ↓