Gedung Bertingkat Runtuh, Kereta Anjlok Akibat Gempa Magnitudo 6 di Taiwan

Oleh Liputan6.comHariz Barak pada 18 Sep 2022, 17:54 WIB
Diperbarui 18 Sep 2022, 19:17 WIB
Ilustrasi Gempa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
Ilustrasi Gempa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Taipei - Taiwan diguncang gempa bumi dua hari berturut-turut pada Sabtu dan Minggu.

Gempa bermagnitudo 6,9 mengguncang Kabupaten Hualien, Taiwan, pada Minggu pukul 14.44 waktu setempat (13.44 WIB).

Guncangan gempa tersebut lebih kuat daripada gempa sebelumnya yang berkekuatan magnitudo 6,4 di Kabupaten Taitung pada Sabtu (17/9).

Pusat Seismologi Taiwan mencatat gempa pada Minggu berada di kedalaman 7 kilometer di sebelah utara Kabupaten Taitung.

Belum ada laporan korban jiwa akibat bencana alam tersebut.

Sebuah gedung bertingkat di Kota Yuli dekat Kabupaten Hualien, yang ditempati permukiman warga dan toko swalayan, runtuh akibat gempa itu, demikian seperti dikutip dari Antara, Minggu (18/9/2022).

Sebuah kereta api ekspres anjlok di Stasiun Dongli, Kabupaten Hualien, menurut laporan CNA, kantor berita resmi Taiwan.

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei belum bisa dihubungi terkait gempa tersebut.

Jumlah pekerja migran Indonesia di Taiwan mencapai sekitar 280 ribu jiwa. Mereka tersebar di berbagai daerah, termasuk di Taitung dan Hualien, wilayah timur Taiwan yang menghadap ke laut lepas Pasifik.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Gempa Terasa di Penjuru Negeri

Ilustrasi bendera Taiwan (unsplash)
Perbesar
Ilustrasi bendera Taiwan (unsplash)

Gempa kuat melanda lepas pantai timur Taiwan pada Sabtu 17 September 2022, kata Survei Geologi AS.

Sejauh ini tidak ada laporan awal mengenai korban atau kerusakan akibat gempa bumi Taiwan tersebut.

Gempa Taiwan berkekuatan magnitudo 6,5 terjadi tepat setelah pukul 21.30, sekitar 50 km utara kota pesisir Taitung pada kedalaman 10 km, kata USGS seperti dikutip dari Channel News Asia, Minggu (18/9/2022).

Biro Cuaca Pusat Taiwan menempatkan besarnya gempa sedikit lebih rendah pada magnitudo 6,4, tetapi mengatakan pusat lindu lebih dangkal pada kedalaman 7,3 km.

Gempa itu bisa dirasakan di seluruh Taiwan, menurut biro cuaca pulau itu. Bangunan berguncang sebentar di ibu kota Taipei.

Pemadam kebakaran Taiwan mengatakan belum menerima laporan kerusakan.

Komisaris Kabupaten Taitung April Yao menulis di halaman Facebook-nya bahwa gempa itu "sangat kuat", sementara Kantor Berita Pusat resmi menunjukkan gambar botol-botol yang terguncang dari rak mereka di sebuah toko Taitung.

Utilitas yang dikelola negara, Taipower mengatakan tidak ada gangguan pasokan listrik di pantai timur Taiwan.

Taman sains di kota selatan Tainan dan Kaohsiung, rumah bagi pabrik semikonduktor besar, mengatakan juga tidak ada dampak pada operasi.

 


Tak Ada Peringatan Tsunami

Gempa 7 SR di Lombok Utara, BMKG: Peringatan Dini Tsunami Berakhir
Perbesar
Ilustrasi kerusakan struktur tanah yang retak akibat gempa. Foto: Pixabay

Taiwan tidak mengeluarkan peringatan tsunami kecuali jika gempa lebih kuat dari magnitudo 7,0.

USGS memperkirakan ada kemungkinan rendah korban pada hari Sabtu, tetapi mengatakan beberapa kerusakan lokal mungkin terjadi akibat gempa Taiwan tersebut.

Beberapa getaran kecil dengan intensitas lebih rendah dilaporkan oleh badan tersebut setelah gempa awal.

Taiwan terletak di dekat persimpangan dua lempeng tektonik dan rentan terhadap gempa bumi.

Lebih dari 100 orang tewas dalam gempa di Taiwan selatan pada 2016, sementara gempa berkekuatan magnitudo 7,3 SR menewaskan lebih dari 2.000 orang pada 1999.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya