Kabar Duka dari Jepang, Seorang WNI Mengakhiri Hidupnya Setelah 4 Bulan Bekerja

Oleh Liputan6.com pada 02 Sep 2022, 18:44 WIB
Diperbarui 02 Sep 2022, 18:44 WIB
Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo. Foto dok KBRI Tokyo
Perbesar
Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo. Foto dok KBRI Tokyo

Liputan6.com, Jakarta - Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang baru bekerja selama 4 bulan di Jepang, dilaporkan meninggal dunia. Belum diketahui penyebab pria berusia 22 tahun asal Jawa Tengah itu mengakhiri hidupnya. 

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo membenarkan peristiwa tersebut. Dalam keterangannya peristiwa tersebut terjadi pada 25 Agustus 2022. "Tim KBRI Tokyo sejak 25 Agustus 2022 telah menangani kejadian ini," ungkap KBRI Tokyo dalam akun Twitter resminya, dikutip pada Jumat (2/9/2022).

WNI tersebut baru tiba di Jepang pada April 2022 untuk bekerja di konstruksi saluran pipa air. Selama di negeri sakura, dia tinggal di Prefektur Saitama.

KBRI Tokyo memastikan jenazah pria tersebut telah dimandikan secara Islam pada Kamis 1 September. "Mari kita sama-sama doakan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," imbuh pihak KBRI Tokyo.

Kasus bunuh diri dilaporkan sering terjadi di Jepang. Bahkan menurut studi yang dilakukan Universitas Tokyo, kasus bunuh diri bertambah sebanyak 8.000 kasus selama pandemi sejak Maret 2020 hingga Juni 2022.

Warga berusia 20 tahun merupakan kelompok terbesar yang melakukan bunuh diri akibat pandemi sebanyak 1.837 kasus atau menyumbang sebesar 30 persen dari total kasus bunuh diri di Jepang.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


KONTAK BANTUAN

Ilustrasi Bunuh Diri. (Freepik)
Perbesar
Ilustrasi Bunuh Diri. (Freepik)

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit.

Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.   


Infografis Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia Usai Ditembak

Infografis Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia Usai Ditembak. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia Usai Ditembak. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya