8 Agustus 1974: Richard Nixon Mengundurkan Diri dari Jabatan Sebagai Presiden AS

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 08 Agu 2022, 06:03 WIB
Diperbarui 08 Agu 2022, 06:03 WIB
Richard Nixon (AP: Charles Tasnadi)
Perbesar
Richard Nixon (AP: Charles Tasnadi)

Liputan6.com, Washington D.C - Richard Nixon, presiden ke-37 Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai satu-satunya presiden yang tak menuntaskan masa jabatannya karena memilih mengundurkan diri.

Tepat hari ini pada tahun 1974, Nixon menyatakan mundur. Hal itu ia lakukan setelah menjalankan setengah masa jabatan keduanya, seperti dikutip dari laman BBC, Senin (8/8/2022).

Pengunduran dirinya dilakukan untuk menghindari pemakzulan atas upayanya dalam menutupi kegiatan ilegal anggota pemerintahan terkait skandal Watergate -- serangkaian skandal politik di Amerika Serikat. Demikian seperti dikutip dari laman BBC History.

Dalam riwayat pendidikannya, Nixon berkuliah di Whittier College dan terkenal sebagai mahasiswa yang ahli dalam kompetisi debat. Tak cuma itu, dia pun pernah menjabat sebagai presiden badan mahasiswa sebelum menuntaskan perkuliahan pada tahun 1934.

Tiga tahun kemudian, ia memperoleh gelar hukum dari Duke University. Di kampus tersebut, Nixon sempat menjabat sebagai kepala asosiasi mahasiswa dan menjadi salah satu lulusan terbaik di kelasnya.

Pasca-pendidikan, ia kembali ke Whitter, California, dan mulai bekerja sebagai pengacara.

Pada 1940, ia menikah dengan Thelma Catherine Ryan. Tambatan hatinya itu ia temui saat berpartisipasi dalam kelompok teater lokal.

Pasangan ini dikaruniai dua anak perempuan, bernama Patricia dan Julie.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Angkatan Laut AS

Richard Nixon (unsplash)
Perbesar
Richard Nixon (unsplash)

Ketika memasuki Perang Dunia II (1939-1945), Nixon bergabung dengan Angkatan Laut AS dan terlibat dalam kegiatan operasional di Pasifik.

Nixon pernah menjabat sebagai anggota Kongres asal Partai Republik dan senator dari California. Ia juga pernah menjabat sebagai wakil presiden selama dua periode pada era Presiden Dwight Eisenhower.

Dalam pemilu presiden 1960, Nixon dikalahkan oleh John F. Kennedy. Namun, ketika memutuskan mengikuti kembali pemilu presiden pada 1968, ia dinyatakan menang dan resmi menjadi penghuni Gedung Putih.

Sejumlah catatan penting dalam sejarah kepemimpinan Nixon adalah ia berhasil menjalin hubungan diplomatik dengan Rusia dan Tiongkok serta menarik pasukan AS dari Perang Vietnam.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Skandal Watergate

FOTO: Donald Trump dan Deretan Presiden AS yang Hanya Menjabat Satu Periode
Perbesar
Presiden Amerika Serikat Gerald Ford saat konferensi pers di Washington, 28 Agustus 1974. Gerald Ford menjabat sebagai Presiden AS ke-38 usai menggantikan Wakil Presiden AS Spiro Agnew dan kemudian menggantikan Presiden AS Richard Nixon. (Photo by STRINGER/AFP)

Pasca-meninggalkan Gedung Putih, Nixon memutuskan hidup di California sebelum akhirnya pindah ke New Jersey. Selama di California, Nixon menghabiskan waktu untuk memulihkan citranya atas skandal Watergate. Ia menulis buku, bepergian dan banyak melakukan diskusi dengan politikus, baik Demokrat maupun Republik.

Dalam pidatonya, Nixon mengatakan, dia akan digantikan oleh wakilnya, Gerald Ford.

Sejarah juga mencatat, pada 8 Agustus 1945, Uni Soviet mengumumkan perang terhadap Jepang dan memulai Operasi Ofensif Strategis Manchuria.

Infografis Amerika Serikat dan China Terancam Perang Dingin? (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Amerika Serikat dan China Terancam Perang Dingin? (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya