Banjir Bandang Landa Johor Bahru Malaysia, Mobil Terendam Air hingga Lalu Lintas Macet

Oleh Tanti Yulianingsih pada 03 Agu 2022, 07:31 WIB
Diperbarui 03 Agu 2022, 07:31 WIB
Ilustrasi banjir
Perbesar
Ilustrasi banjir. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Johor Bahru - Beberapa bagian Johor Bahru di Malaysia dilanda banjir bandang akibat hujan deras pada Selasa sore (2 Agustus 2022).

Postingan media sosial menunjukkan banjir di beberapa tempat seperti Rumah Sakit Sultanah Aminah dan jalan-jalan yang dekat dengan istana kerajaan Johor, Istana Pasir Pelangi.

Mengutip informasi dari situs Channel News Asia (CNA), Rabu (3/8/2022), video dan foto yang diposting oleh warganet Malaysia menunjukkan lalu lintas macet di beberapa daerah dengan mobil sebagian terendam air.

Kendaraan di tempat parkir terbuka di sekitar Johor Bahru juga dilaporkan terkena dampak, terjebak banjir.

Sebuah posting Facebook oleh "Komuniti Johor" menyebut sebuah halaman Facebook komunitas yang memposting tentang insiden dan peristiwa di sekitar negara bagian selatan, melaporkan bahwa Ketua Menteri Onn Hafiz Ghazi berada di salah satu tempat parkir mobil paling parah antara Menara Tabung Haji dan Wisma Persekutuan Johor Bahru.

Disebutkan bahwa Onn Hafiz ada di sana untuk memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh banjir pada kendaraan.

Johor Bahru District Information Office mengatakan, lingkungan sekitar gedung Wisma Persekutuan termasuk wilayah yang terkena banjir bandang.

Bangunan ini menampung kantor-kantor yang menangani hal-hal yang berkaitan dengan urusan federal.

"Ketinggian air juga meningkat pesat karena kondisi air pasang yang terjadi secara bersamaan. Masyarakat disarankan untuk berhati-hati dan selalu mengikuti instruksi oleh pihak berwenang," kata Johor Bahru District Information Office dalam sebuah posting Facebook.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


125 Ribu Orang Terdampak Banjir Malaysia Per Januari 2022

Ilustrasi
Perbesar
Ilustrasi banjir. (dok. pixabay/@hermann)

Dalam sebuah posting Facebook sekitar pukul 17.15, Onn Hafiz menulis bahwa departemen irigasi dan drainase (JPS) sedang memompa air keluar dari daerah yang terkena dampak.

"JPS juga akan lebih meningkatkan sistem pemompaan untuk menampung kapasitas air yang lebih tinggi," kata Bapak Onn Hafiz.

"Namun, saya memahami bahwa hujan deras hari ini lebih dari biasanya. Curah hujan hari ini hampir mencapai 100 mm dibandingkan dengan level normal 20 mm."

Pasang surut air laut juga cukup tinggi yaitu sekitar 1,15m dan hal ini membuat air hujan tidak bisa mengalir ke laut,” imbuhnya.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Malaysia Banjir, Sejumlah Jalan Utama di Kuala Lumpur Terendam

Jalan-jalan utama di pusat kota Kuala Lumpur Malaysia, termasuk di antara yang terendam banjir. (ITIS_TRAFIK/TWITTER)
Perbesar
Jalan-jalan utama di pusat kota Kuala Lumpur Malaysia, termasuk di antara yang terendam banjir. (ITIS_TRAFIK/TWITTER)

Sebelumnya pada Senin 25 April 2022., sejumlah jalan utama di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur, terendam banjir setelah diguyur hujan yang dimulai sekitar pukul 15.00.

Sistem Informasi Transportasi Terpadu (Integrated Transport Information System/Itis) membagikan beberapa foto banjir Malaysia di media sosial yang menunjukkan lokasi yang terkena dampak.

Sejumlah jalan utama di pusat kota Kuala Lumpur yang terendam banjir, antara lain Jalan Parlimen, Jalan Segambut, Jalan Kuching dan Jalan Ampang.

"Hujan deras di pusat kota. Pengemudi disarankan untuk berhati-hati saat mengemudi," kata Itis di halaman Facebook-nya seperti dikutip dari The Straits Times, Selasa (26/4/2022).

Gambar juga menunjukkan lalu lintas padat akibat Kuala Lumpur banjir, seperti di jalan-jalan utama lainnya seperti Jalan Pudu, Jalan Maharajalela dan Jalan Tun Razak.

Malay Mail melaporkan, otoritas pemerintah telah mengkonfirmasi banjir bandang di beberapa daerah di Lembah Klang Senin malam, terutama di ibu kota.

Kuala Lumpur City Hall (DBKL) atau Balai Kota Kuala Lumpur mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan di Facebook bahwa Senin 25 April setidaknya 11 jalan telah terkena banjir yaitu; Jalan Kuching, Jalan Tuanku Abdul Halim, Jalan Semantan, Pintasan Segambut, Jalan Segambut, Jalan Kinabalu (Bulatan Merdeka), Jalan Changkat Thambi Dollah, Lebuhraya Sultan Iskandar, Jalan Travers, Bulatan Dato Onn, dan Jalan Melaka.

Pada Senin pukul 16.30, dewan ibu kota mengatakan bahwa petugasnya telah tiba di lokasi untuk mengontrol lalu lintas.

Sementara itu, polisi Kuala Lumpur telah memperingatkan masyarakat terkait Malaysia banjir di halaman Facebook-nya, bahwa ketinggian air telah naik hingga setinggi lutut di daerah yang sama, dan sirene Sungai Toba di Segambut telah dipicu karena meluap.

Selengkapnya di sini...


125 Ribu Orang Terdampak Banjir Malaysia Per Januari 2022

Penampakan Banjir Besar di Malaysia
Perbesar
Warga mengarungi jalan yang dilanda banjir di Hulu Langat, luar Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (19/12/2021). Kuala Lumpur dan perkampungan sekitarnya dilanda banjir akibat hujan deras selama dua hari, menyebabkan ribuan warga mengungsi dan banyak jalan yang memutus akses. (Foto AP/Vincent Thian)

Sebelumnya tercatat ada tujuh negara bagian yang diterjang banjir pada awal Januari 2022.

Dilaporkan AsiaOne, Selasa (4/1/2022), tujuh negara bagian Malaysia yang terdampak yakni Kelantan, Terengganu, Pahang, Johor, Malacca, Negeri Sembilan dan Sabah.

Ada ribuan orang yang harus dievakuasi ke pengungsian di 128 titik.

Dari 125 ribu orang yang terdampak banjir Malaysia, sebanyak 117 ribu orang sudah bisa pulang.

Setidaknya ada 50 orang meninggal di banjir ini. Ada pula dua orang yang hilang. Hal itu berdasarkan informasi dari Inspektur Jenderal Acryl Sani Abdullah Sani.

Ribuan WNI juga terdampak banjir Malaysia yang terjadi sejak Desember lalu. Korban meninggal tercatat sudah ada satu orang.

Hujan besar di Malaysia dimulai sejak pertengahan Desember.

Otoritas cuaca Malaysia menyatakan hujan besar akan terus terjadi. Badan penanggulangan bencana di Malaysia masih siaga.

 

Infografis Fenomena Perigee Biang Keladi Banjir Rob di Pantura Jawa. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Fenomena Perigee Biang Keladi Banjir Rob di Pantura Jawa. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya