Meski Suhu Minus, 250 Orang Hadiri Sholat Idul Adha Berjemaah di KBRI Canberra

Oleh Tanti Yulianingsih pada 16 Jul 2022, 15:00 WIB
Diperbarui 10 Agu 2022, 18:46 WIB
Perayaan Idul Adha di tengah pandemi COVID-19 juga digelar KBRI Canberra bekerja sama dengan Australia-Indonesia Muslim Foundation Australian Capital Territory (AIMF-ACT). (KBRI Canberra)
Perbesar
Perayaan Idul Adha di tengah pandemi COVID-19 juga digelar KBRI Canberra bekerja sama dengan Australia-Indonesia Muslim Foundation Australian Capital Territory (AIMF-ACT). (KBRI Canberra)

Liputan6.com, Canberra - Perayaan Idul Adha di tengah pandemi COVID-19 juga digelar KBRI Canberra bekerja sama dengan Australia-Indonesia Muslim Foundation Australian Capital Territory (AIMF-ACT). Sholat Idul Adha 1443 H digelar pada Sabtu, 9 Juli 2022 (sesuai pengumuman resmi Australian National Imam Council/ANIC).

Bertempat di Australian National Unviersity (ANU) Sports Centre, acara tersebut dilangsungkan, di tengah musim dingin Kota Canberra. Kendati demikian penyelenggaraan berlangsung tetap khusuk meski jemaah harus menembus dinginnya suhu udara pagi yang mencapai -2 derajat celcius.

Mengutip KBRI Canberra dalam pernyataan tertulis yang dikutip Sabtu (16/7/2022), rangkaian kegiatan dimulai dengan gema takbir yang dilantunkan oleh civitas akamedika bertempat di ANUMA atau mushola univeristas sehari sebelumnya pada Jumat, 8 Juli 2022 malam. Sedangkan pelaksanaan prosesi ibadah sholat Idul Adha dimulai 9 Juli, pukul 08.15 waktu setempat.

Acara tersebut diikuti 250 jemaah yang terdiri dari mahasiswa, masyarakat, diaspora Indonesia, serta masyarakat muslim internasional dari berbagai negara.

Bertindak sebagai khatib adalah Abdul Ghofar Ismail, Minister Counsellor Pensosbud KBRI Canberra, sedangkan Zahrani, mahasiswa ANU sebagai imam.

Duta Besar RI Dr. Siswo Pramono beserta Marpuddin Azis, Presiden AIMF-ACT juga hadir menyampaikan sambutan pembukaan dan ucapan apresiasi keberhasilan kerja sama yang apik sehingga terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan lancar.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Khutbah dalam Bahasa Inggris

Perayaan Idul Adha di tengah pandemi COVID-19 juga digelar KBRI Canberra bekerja sama dengan Australia-Indonesia Muslim Foundation Australian Capital Territory (AIMF-ACT). (KBRI Canberra)
Perbesar
Perayaan Idul Adha di tengah pandemi COVID-19 juga digelar KBRI Canberra bekerja sama dengan Australia-Indonesia Muslim Foundation Australian Capital Territory (AIMF-ACT). (KBRI Canberra)

Menyesuaikan jemaah internasional, khutbah disampaikan dalam Bahasa Inggris dengan mengangkat tema “lessons from prophet Ibrahim Alaihi Salam“ atau meneladani Nabi Ibrahim AS sesuai dengan semangat, hikmah dan sejarah Idul Qurban di seluruh dunia.

Untuk mengobati kerinduan suasana lebaran di tanah air sekaligus mempromosikan masakan Indonesia kepada jemaah internasional, KBRI menghidangkan masakan khas lebaran berupa rendang sapi. Panitia AIMF-ACT juga mengumpulkan dana qurban dari jemaah di Australia yang kemudian disalurkan ke berbagai pihak di beberapa propinsi di Indonesia.

Idul Adha 2022 jatuh di tengah musim dingin di Canberra dan Australia sehingga penyelenggaraan sholat di dalam gedung. Meskipun udara di bawah nol derajat Celcius pada pagi hari, jemaah tetap antusias datang dari berbagai daerah di sekitar Canberra.


Pesan Idul Adha Raja Salman: Semoga Allah Terima Haji Semua Jemaah

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud
Perbesar
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud. (Saudi Press Agency, via AP)

Raja Arab Saudi yang kerap disapa Raja Salman bin Abdulaziz mengucapkan selamat Idul Adha kepada umat Islam di seluruh dunia, pada Sabtu (9/7/2022). Demikian menurut laporan resmi Saudi Press Agency (SPA).

Dalam sebuah pidato di televisi pemerintah Arab Saudi, Raja Salman mencatat bahwa Kerajaan telah mampu meningkatkan jumlah jemaah haji tahun ini menjadi total satu juta – dari dalam dan luar negeri – karena upaya positif yang dilakukan dalam menangani pandemi COVID-19.

Mengutip Arab News, disebutkan bahwa Raja Salman mengatakan bahwa tindakan pencegahan masih diperhitungkan untuk memastikan keselamatan jemaah.

Raja berdoa kepada Allah untuk menerima haji semua jemaah dan memuji upaya semua orang yang terlibat dalam memfasilitasi ibadah tahunan tersebut.

"Saya berdoa semoga Allah menerima ibadah haji semua orang yang melakukan ritual tahun ini," kata Raja Salman di hari pertama Idul Adha seperti dimuat Al Arabiya.

“Mengikuti keadaan luar biasa (karena pandemi Virus Corona), jemaah haji dapat melakukan haji berkat Allah dan berkat upaya besar-besaran para pekerja di semua sektor di Kerajaan," katanya.

Para jemaah kembali ke Mina pada hari Sabtu setelah hari yang emosional di dataran Arafat, melakukan sholat dan memohon kepada Allah. Mereka akan terus melakukan ritual haji 2022 selama beberapa hari ke depan, termasuk ritual rajam setan di kompleks Jamrat.


PM Australia: Eid Mubarak, Idul Adha Ajarkan Manusia Berkorban Atas Nama Cinta

Perdana Menteri Australia yang baru Anthony Albanese, dari Partai Buruh. Ia menggantikan Scott Morrison. (Foto AP/Rick Rycroft)
Perbesar
Perdana Menteri Australia yang baru Anthony Albanese, dari Partai Buruh. Ia menggantikan Scott Morrison. (Foto AP/Rick Rycroft)

Umat Muslim Dunia tengah dalam suka cita perayaan Idul Adha. Sejumlah di antaranya melaksanakan sholat Id pada Sabtu (9/7/2022), sementara lainnya pada esok hari, Minggu 10 Juli.

Mengetahui hal tersebut, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada Muslim di Australia dan seluruh dunia.

"Eid Mubarak, dan salam hangat untuk Muslim di Australia dan di seluruh dunia saat Anda berkumpul untuk merayakan Hari Raya Idul Adha,” ujar Albanese seperti dikutip dalam keterangan Kedubes Australia di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan Idul Adha mengajarkan manusia untuk berkorban atas nama cinta, dari orang tua kepada anaknya, dari seseorang kepada tetangganya, dan dari sebuah komunitas untuk kebaikan yang lebih besar.

Menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir, kata Albanese, rakyat Australia telah berkorban luar biasa untuk melindungi satu sama lain dan komunitas mereka.

"Ini adalah kekuatan masyarakat dan tanda yang menggambarkan persatuan nasional Australia dengan segala keragamannya," kata PM Australia itu seperti dikutip dari Antara News.

Infografis Wanti-Wanti Euforia Boleh Lepas Masker
Perbesar
Infografis Wanti-Wanti Euforia Boleh Lepas Masker (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya