Menlu AS Antony Blinken Tiba di Tokyo untuk Berbelasungkawa atas Kepergian Eks PM Shinzo Abe

Oleh Benedikta Miranti T.V pada 11 Jul 2022, 10:30 WIB
Diperbarui 11 Jul 2022, 10:30 WIB
FOTO: Presiden Jokowi Terima Kunjungan Menlu AS Antony Blinken
Perbesar
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melambaikan tangan saat tiba di bandara internasional di Jakarta, 13 Desember 2021. Blinken menggelar pertemuan dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka. (Olivier Douliery/Pool Photo via AP)

Liputan6.com, Tokyo - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tiba pada Senin (11 Juli) di Tokyo yang sebelumnya tidak dijadwalkan untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung atas pembunuhan mantan perdana menteri Shinzo Abe.

Dikutip dari Channel News Asia, Senin (11/7/2022), diplomat top AS itu mendarat di pangkalan militer Yokota dan akan melakukan perjalanan singkat ke ibu kota untuk menemui Perdana Menteri Fumio Kishida dan menyuarakan kesedihannya.

Abe, perdana menteri terlama di Jepang yang mendukung hubungan pertahanan dan politik yang kuat dengan Amerika Serikat, ditembak mati selama penghentian kampanye dalam kejahatan senjata yang sangat langka di salah satu negara teraman di dunia.

Presiden AS Joe Biden sebelumnya pergi ke kediaman duta besar Jepang untuk menandatangani buku belasungkawa.

Blinken memutuskan untuk singgah di Tokyo karena pernah berkunjung ke Asia Tenggara.

Dalam kunjungannya pada hari Minggu di Thailand, Menteri Luar Negeri Don Pramudwinai membuka pembicaraan dengan Blinken dengan mengheningkan cipta untuk Abe.

"Saya pikir semua orang masih shock dengan pembunuhannya, shock kehilangan keluarganya, teman-temannya dan dunia," kata Blinken kepada rekan Thailand-nya.

"Saya tahu itu sangat terasa di seluruh kawasan dan juga di seluruh dunia."

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kepemimpinan Abe

Shinzo Abe, Mantan PM Jepang yang Meninggal Usai Ditembak Saat Pidato Kampanye-AP
Perbesar
Dalam file foto pada 21 April 2015, Shinzo Abe yang masih menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang melambai saat berangkat menuju Indonesia di Bandara Internasional Tokyo di Tokyo. Shinzo Abe dikabarkan telah meninggal dunia, setelah menjalani perawatan beberapa saat akibat akibat penembakan di Nara pada Jumat, 8 Juli 2022. (JIJI PRESS / AFP)

"Perdana Menteri Abe adalah seorang pemimpin transformatif, seorang negarawan, seseorang yang benar-benar bertubuh global," kata Blinken kepada wartawan. Dia menambahkan bahwa kematian Abe telah mengguncang pertemuan G20 dengan banyak rekan menteri luar negerinya mengungkapkan keterkejutan dan kesedihan atas berita tersebut.

Tak lama setelah Abe dinyatakan meninggal, Blinken bertemu di Bali dengan Menteri Luar Negeri Jepang Hayashi Yoshimasa dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Park Jin untuk meninjau strategi terutama terkait dengan Korea Utara. 

Dalam pertemuan itu dan lagi pada hari Sabtu, Blinken menggarisbawahi pentingnya hubungan AS-Jepang.


Aliansi AS-Jepang

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) saat bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, 6 November 2017 (AP via VOA)
Perbesar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) saat bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, 6 November 2017 (AP via VOA)

“Aliansi antara Jepang dan Amerika Serikat telah menjadi landasan kebijakan luar negeri kami selama beberapa dekade dan seperti yang saya katakan kemarin, Perdana Menteri Abe benar-benar membawa kemitraan itu ke tingkat yang baru,” katanya.

"Persahabatan antara orang Jepang dan Amerika juga tak tergoyahkan," kata Blinken.

“Jadi kami berdiri bersama rakyat Jepang, dengan keluarga perdana menteri, setelah tindakan kekerasan yang benar-benar mengerikan.”


Kedubes Jepang di Jakarta Buka Pengisian Buku Dukacita untuk Warga RI

20170115-PM-Jepang-FP1
Perbesar
Presiden Jokowi berbincang dengan PM Jepang, Shinzo Abe di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/1). Pertemuan itu juga membahas berbagai bidang, salah satunya‎ politik dan keamanan. (Liputan6.com/Panca Syurkani/Pool)

Dalam rangka memberi penghormatan terakhir terhadap mendiang Shinzo Abe, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia yang berlokasi di Jakarta, menggelar pengisian buku ucapan dukacita.

"Sehubungan dengan wafatnya Bapak Shinzo Abe, Mantan Perdana Menteri Jepang, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia mempersilakan masyarakat Indonesia untuk menyampaikan pesan belasungkawa dengan mengisi Buku Ucapan Dukacita," demikian menurut informasi dari pihak Kedubes Jepang di Indonesia melalui keterangan tertulis yang dikutip dari situs resmi kedutaan pada Minggu (10/7/2022).

Pihak Kedubes Jepang di Indonesia mengatakan, pengisian buku ucapan dukacita dilaksanakan di Auditorium Kantor Kedutaan Besar Jepang. Berlokasi di Jln. M.H. Thamrin No.24, Jakarta. Dengan jadwal sebagai berikut:

Senin, 11 Juli 2022 pukul 13.00-16.00 WIBSelasa, 12 Juli 2022 pukul 9.00-12.00 WIB dan 13.00-16.00 WIBRabu, 13 Juli 2022 pukul 9.00-12.00 WIB dan 13.00-16.00 WIBSelain itu, diinformasikan bahwa karena tidak ada tempat parkir khusus di Kedutaan Besar Jepang tersebut, pengunjung yang membawa kendaraan diharapkan untuk mencari tempat parkir terdekat.

"Mohon untuk membawa dan memperlihatkan kartu identitas yang berfoto seperti KTP, SIM, atau Paspor untuk dapat masuk ke Kantor Kedutaan Besar Jepang," imbuh pihak kedubes tersebut.

Infografis Karier Politik dan Riwayat Kesehatan Shinzo Abe hingga Meninggal Dunia Usai Ditembak. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Karier Politik dan Riwayat Kesehatan Shinzo Abe hingga Meninggal Dunia Usai Ditembak. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya