Bertemu Putin, Jokowi Sampaikan Pesan Volodymyr Zelensky

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 01 Jul 2022, 13:02 WIB
Diperbarui 01 Jul 2022, 13:02 WIB
Presiden Jokowi Bertemu Vladimir Putin
Perbesar
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) usai menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Pertemuan ini merupakan bagian dari safari diplomasi Jokowi untuk mendesak perdamaian antara Rusia dan Ukraina yang masih terus berperang. (FOTO: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Moskow - Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan di Moskow bahwa ia telah menyampaikan pesan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kepada pemimpin Rusia Vladimir Putin.

Putin menjamu Widodo setelah lebih dari empat bulan dalam serangan Moskow di Ukraina, ketika Rusia berusaha untuk berporos ke Asia dan Afrika menyusul timbulnya sanksi Barat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Indonesia memegang jabatan presiden bergilir G20 tahun ini dan sedang bersiap untuk menjadi tuan rumah pertemuan puncak di Bali pada bulan November, demikian dikutip dari laman South China Morning Post, Jumat (1/7/2022).

“Saya menyampaikan pesan Presiden Zelensky kepada Presiden Putin,” kata Widodo pada Kamis (1/7) setelah berbicara dengan kepala Kremlin dalam komentar yang diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia.

Widodo mengatakan “kesiapannya” untuk membantu memulai “komunikasi” antara kedua pemimpin.

Dia tidak memberikan perincian lebih lanjut, dan tidak ada pihak yang mengatakan apa yang ada dalam catatan itu.

Widodo berada di Kiev pada hari Rabu sebelum menuju ke Moskow untuk bertemu dengan Putin, yang pada 24 Februari mengirim pasukan ke Ukraina yang pro-Barat.

Sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, Ukraina adalah salah satu pemasok gandum terbesar di Indonesia, tetapi blokade laut Rusia telah menghentikan ekspor biji-bijian Laut Hitam Kiev, yang mengancam krisis pangan global.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Komitmen Jokowi Soal Kenaikan Harga Pangan

Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi bersama Presiden Ukraina Volodymy Zelensky menyampaikan konferensi pers usai pertemuan di Istana Maryinsky, Kiev, Ukraina. (Foto: Sekretariat Presiden)
Perbesar
Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi bersama Presiden Ukraina Volodymy Zelensky menyampaikan konferensi pers usai pertemuan di Istana Maryinsky, Kiev, Ukraina. (Foto: Sekretariat Presiden)

Jokowi mengatakan, dia berkomitmen untuk mengatasi kenaikan harga dan kekurangan pangan dan energi sejak invasi Rusia.

"Semua upaya harus dilakukan untuk memastikan Ukraina dapat melanjutkan ekspor makanan," katanya di Kiev, menggarisbawahi perlunya jaminan keamanan untuk pengiriman makanan Ukraina, terutama melalui laut.

Jakarta berada di bawah tekanan Barat untuk mengecualikan Putin dari pertemuan G20 setelah mengumumkan pada bulan April bahwa dia telah diundang.

Zelensky dari Ukraina mengatakan kepada Widodo pada hari Rabu bahwa ia akan menghadiri KTT G20 mendatang di Bali tergantung pada siapa lagi yang hadir.

Putin pada hari Kamis memuji pembicaraannya dengan Widodo sebagai “produktif”.

“Saya yakin bahwa kesepakatan yang dicapai hari ini akan semakin memperkuat kemitraan Rusia-Indonesia,” tambah Putin.


Pembahasan Jokowi dan Putin

Presiden Jokowi Bertemu Vladimir Putin
Perbesar
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Setibanya Jokowi di Istana Kremlin langsung melakukan pertemuan tete-a-tete dengan Presiden Putin di Ruang Upacara Kenegaraan. (FOTO: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menyelesaikan agenda kunjungan ke Rusia untuk bertemu Vladimir Putin pada 30 Juni 2022. Ia telah menggelar konferensi pers bersama.

Sejumlah hal dibahas dalam kunjungan Jokowi ke Rusia dengan misi menjembatani perdamaian antara Rusia dan Ukraina yang tengah berperang tersebut.

"Yang pertama, bahwa isu perdamaian dan kemanusiaan selalu menjadi prioritas politik luar negeri Indonesia. Konstitusi Indonesia mengamanatkan agar Indonesia selalu berusaha berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia. Dalam konteks inilah, saya melakukan kunjungan ke Kiev dan ke Moskow," jelas Jokowi dalam konferensi pers bersama dengan Vladimir Putin pada Kamis (30/6/2022).

Yang kedua, sebagaimana yang saya sampaikan di Kiev, sambung Jokowi, walaupun situasi saat ini masih sangat sulit namun saya tetap menyampaikan bahwa penyelesaian damai penting untuk terus di kedepankan dan juga ruang-ruang dialog terus bisa dibuka.

"Saya telah menyampaikan pesan Presiden Zelensky untuk Presiden Putin, dan saya sampaikan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara kedua pemimpin tersebut."

"Yang ketiga, saya tadi banyak berdiskusi dan menekankan bahwa pangan dan pupuk adalah masalah kemanusiaan, merupakan kepentingan masyarakat dunia, dan ratusan juta orang terdampak dengan terganggunya rantai pasok pangan dan pupuk terutama di negara-negara berkembang."

"Saya sangat menghargai Presiden Putin yang tadi menyampaikan bahwa memberikan jaminan keamanan untuk pasokan pangan dan pupuk baik dari Rusia maupun dari Ukraina. Ini sebuah berita yang baik."


Reintegrasi Komoditi hingga Investasi

Presiden Jokowi Bertemu Vladimir Putin
Perbesar
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Kehadiran Jokowi disambut senyum ramah Putin. Keduanya pun kompak mengenakan setelan jas hitam. (FOTO: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Kemudian yang keempat, Jokowi menyatakan dukungan langkah PBB untuk reintegrasi komoditi pangan dan pupuk Rusia dan Ukraina.

"Demi kemanusiaan, saya juga mendukung upaya PBB untuk reintegrasi komoditi pangan dan pupuk Rusia dan komoditi pangan Ukraina untuk masuk lagi dalam rantai pasok dunia. Dan khusus untuk jalur ekspor produk pangan Ukraina, terutama melalui jalur laut, tadi sekali lagi Presiden Putin sudah memberikan jaminannya," jelas Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga mengatakan telah membahas sejumlah investasi dengan Putin.

"Dan yang kelima, tadi kami berdiskusi panjang mengenai kerja sama antara Rusia dan Indonesia baik di bidang investasi, di bidang perdagangan, maupun di bidang turisme, yang akan kita tindaklanjuti dengan membentuk tim agar bisa membahasnya secara detail."

Pada penutup, Jokowi pun menyampaikan bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan apapun, kecuali ingin melihat perang dapat segera selesai dan rantai pasok pangan, pupuk, energi dapat segera diperbaiki karena ini menyangkut kehidupan ratusan juta orang bahkan miliaran manusia.

"Saya mengajak seluruh pemimpin dunia untuk bekerja sama kembali menghidupkan semangat multilateralisme, semangat damai, dan semangat kerja sama. Hanya dengan spirit itulah perdamaian dapat dicapai," pungkas Jokowi. 

Infografis Rencana Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia di Tengah Konflik
Perbesar
Infografis Rencana Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia di Tengah Konflik (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya