DK PBB Minta Taliban Izinkan Anak Perempuan Kembali Bersekolah

Oleh Liputan6.com pada 29 Mar 2022, 08:02 WIB
Diperbarui 29 Mar 2022, 08:02 WIB
FOTO: Ikuti Taliban, Universitas di Afghanistan Pisah Pria dan Wanita dengan Tirai
Perbesar
Mahasiswa dan mahasiswi menghadiri kelas yang dipisahkan dengan tirai di sebuah universitas swasta di Kabul, Afghanistan, Selasa (7/9/2021). Universitas di Afghanistan memisahkan pria dan wanita dalam kelas dengan tirai untuk mengikuti keputusan Taliban. (AAMIR QURESHI/AFP)

Liputan6.com, New York - Dewan Keamanan PBB telah menyatakan keprihatinan mendalam terkait keputusan penguasa Taliban di Afghanistan yang tidak memberi akses pendidikan sekolah menengah bagi anak-anak perempuan dan meminta kelompok itu agar membuka kembali sekolah bagi siswa perempuan tanpa menunda-nundanya.

“Para anggota Dewan Keamanan … mengukuhkan kembali hak pendidikan bagi semua orang Afghanistan, termasuk anak-anak perempuan,” kata pernyataan dari PBB pada Minggu, demikian dikutip dari laman VOA Indonesia, Selasa (29/3/2022).

Pekan lalu, Taliban menarik pernyataan bahwa sekolah menengah akan buka bagi anak-anak perempuan, dengan mengatakan sekolah itu akan tetap ditutup hingga ada rencana yang disusun sesuai hukum Islam bagi mereka untuk membuka kembali sekolah-sekolah tersebut.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Upayakan Dialog

Taliban Buka Sekolah Khusus untuk Perempuan
Perbesar
Anak perempuan mengikuti kegiatan pembelajaran di Kabul, Rabu (23/3/2022). Pembukaan kembali sekolah menengah untuk anak perempuan di seluruh Afghanistan memicu kegembiraan dan ketakutan di antara puluhan ribu siswa yang kehilangan pendidikan sejak Taliban kembali berkuasa. (Ahmad SAHEL ARMAN/AFP)

AS secara mendadak membatalkan pertemuan dengan Taliban di Doha yang telah disiapkan untuk menangani isu-isu ekonomi penting karena keputusan itu, kata para pejabat AS pada Jumat pekan lalu.

Dewan Keamanan meminta Deborah Lyons, Utusan Khusus PBB untuk Afghanistan, untuk berdialog dengan otoritas dan pemangku kepentingan Afghanistan yang relevan mengenai isu itu dan melaporkan kemajuannya. 


Infografis Menilik Lebih Dalam Taliban

Infografis Menilik Lebih Dalam Taliban
Perbesar
Infografis sejarah keberadaan Taliban 20 tahun yang lalu dan kembalinya Taliban menguasai Afghanistan pada 2021 (Cindy Damara).
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya