PBB Kecam Serangan Rusia Terhadap Fasilitas Kesehatan di Ukraina

Oleh Benedikta Miranti T.V pada 14 Mar 2022, 08:25 WIB
Diperbarui 14 Mar 2022, 08:25 WIB
Ruang Perawatan Sementara Pasukan dan Warga Sipil Ukraina
Perbesar
Sebuah foto pada 10 Maret 2022 menunjukkan lubang pecahan peluru dilubangi di pintu klinik bersalin swasta Leleka ('Stork') yang terletak tidak jauh dari garis depan di Horenka, Kiev. Klinik tersebut menjadi stasiun bantuan garis depan untuk tentara dan warga sipil yang terluka (Sergei SUPINSKY/AFP)

Liputan6.com, Jenewa - Badan-badan PBB pada hari Minggu (13 Maret) menyerukan gencatan senjata segera dan diakhirinya serangan terhadap profesional dan fasilitas kesehatan di Ukraina, yang telah menewaskan belasan orang, menggambarkan mereka sebagai tindakan "kekejaman yang tidak masuk akal".

Sejak dimulainya invasi Rusia ke Ukraina, 31 serangan terhadap perawatan kesehatan telah didokumentasikan melalui Sistem Pengawasan WHO untuk Serangan terhadap Perawatan Kesehatan (SSA), kata pernyataan bersama itu. Demikian seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Senin (14/3/2022).

Itu ditandatangani oleh kepala Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), Dana Kependudukan PBB dan Organisasi Kesehatan Dunia.

"Menyerang yang paling rentan - bayi, anak-anak, wanita hamil dan mereka yang sudah menderita sakit dan penyakit, dan petugas kesehatan mempertaruhkan hidup mereka sendiri untuk menyelamatkan nyawa - adalah tindakan kekejaman yang tidak masuk akal," kata mereka.

Dalam 24 dari serangan yang dilaporkan, fasilitas perawatan kesehatan rusak atau hancur, sementara dalam lima kasus ambulans terkena, tambah mereka. Sebanyak 12 orang tewas dan 34 luka-luka.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Serukan Gencatan Senjata

Rusia Bombardir Kota Terbesar Kedua di Ukraina
Perbesar
Sebuah mobil yang terbakar terlihat di depan gedung Balai Kota yang rusak di Kharkiv pada 1 Maret 2022. Alun-alun pusat kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, ditembaki oleh pasukan Rusia -- menghantam gedung pemerintahan lokal -- kata gubernur Oleg Sinegubov. (Sergey BOBOK / AFP)

Pernyataan itu menyerukan gencatan senjata segera.

Pekerja bantuan dan perawatan kesehatan harus dapat bekerja dengan aman, "termasuk imunisasi terhadap COVID-19 dan polio, dan pasokan obat-obatan yang menyelamatkan jiwa bagi warga sipil di seluruh Ukraina serta para pengungsi yang menyeberang ke negara-negara tetangga", kata mereka.

Pernyataan itu ditandatangani oleh Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell, mitra UNFPA Natalia Kanem dan kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.


Infografis Reaksi Global terhadap Serbuan Rusia ke Ukraina:

Infografis Reaksi Global terhadap Serbuan Rusia ke Ukraina. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Reaksi Global terhadap Serbuan Rusia ke Ukraina. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya