Bali Indonesia Jadi Tuan Rumah World Tourism Day 2022

Oleh Tanti Yulianingsih pada 06 Des 2021, 11:30 WIB
Diperbarui 06 Des 2021, 11:30 WIB
Sidang Majelis Umum ke-24 The World Tourism Organ​ization (UNWTO) yang dilaksanakan tanggal 30 November – 3 Desember 2021 di Madrid. (Dok:Kemlu)
Perbesar
Sidang Majelis Umum ke-24 The World Tourism Organ​ization (UNWTO) yang dilaksanakan tanggal 30 November – 3 Desember 2021 di Madrid. (Dok:Kemlu)

Liputan6.com, Madrid - Sidang Majelis Umum ke-24 The World Tourism Organ​ization (UNWTO) menetapkan Bali, Indonesia sebagai tuan rumah World Tourism Day 2022 dengan tema "Rethinking Tourism". Penetapan itu dilakukan dalam pertemuan yang digelar 30 November – 3 Desember 2021 di Madrid.

Sidang Majelis Umum UNWTO merupakan pertemuan dua tahunan negara-negara anggota UNWTO untuk membahas kebijakan pariwisata dunia.

Pada Sidang Majelis Umum UNWTO, negara-negara sepakat bahwa pariwisata merupakan pilar pembangunan yang menyerap banyak lapangan pekerjaan, inklusif dan berkelanjutan. Untuk itu, ketersediaan vaksin harus terus didorong guna percepatan pemulihan pariwisata dunia pasca pandemi COVID-19.

Mengutip situs Kemlu.go.id, Senin (6/12/2021), peringatan hari Pariwisata sedunia tersebut akan dilaksanakan oleh Indonesia pada 27 September 2022 mendatang.

Indonesia memiliki kepentingan yang besar untuk pemajuan agenda-agenda global pariwisata, utamanya pemulihan pariwisata pasca pandemi COVID-19.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga memberikan perhatian terhadap dampak pandemi bagi pekerja pariwisata, utamanya perempuan. Dalam hal ini, Indonesia telah merancang berbagai program untuk mendukung pekerja perempuan di masa pandemi.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Desa Nglanggeran Asal Yogyakarta Terima Penghargaan

Sandiaga
Perbesar
Menteri Pariwisata dan ekonomi kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. (Ist)

Selain itu, Desa Nglanggeran asal Yogyakarta juga menerima penghargaan sebagai salah satu Best Tourism Villages UNWTO, bersama dengan 43 desa lainnya dari 32 negara.

Desa Nglanggeran diberikan pengakuan atas sumber daya alam dan budayanya serta tindakan dan komitmen inovatif dan transformatif terhadap pengembangan pariwisata yang sejalan dengan SDGs.

UNWTO adalah badan PBB yang memiliki kewenangan dalam mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab, berkelanjutan dan universally accessible. Saat ini UNWTO memiliki 160 negara anggota, 6 associate members, 504 affiliate members dan 2 observers (Tahta Suci Vatikan dan Palestina).

Indonesia telah menjadi anggota UNWTO sejak tahun 1975.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Libur Natal dan Tahun Baru, Ini 5 Langkah Cegah Lonjakan COVID-19

Infografis Libur Natal dan Tahun Baru, Ini 5 Langkah Cegah Lonjakan Covid-19
Perbesar
Infografis Libur Natal dan Tahun Baru, Ini 5 Langkah Cegah Lonjakan Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya