Top 3: Rusia Tarik Diplomat dari Korut hingga Munculnya COVID-19 Varian Omicron

Oleh Tommy Kurnia pada 27 Nov 2021, 17:00 WIB
Diperbarui 28 Nov 2021, 15:54 WIB
FOTO: Sebulan Hilang, Kim Jong-un Muncul di Hadapan Publik
Perbesar
Foto tidak bertanggal yang disediakan pada 16 November 2021 ini memperlihatkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memeriksa lokasi pembangunan proyek pengembangan Kota Samjiyon di Provinsi Ryanggang, Korea Utara. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Rusia menarik diplomat-diplomatnya dari Korea Utara. Salah satu diplomat yang tersisa tinggal duta besar. 

Keputusan Rusia diambil di tengah masalah ekonomi di negara yang dipimpin dinasti Kim tersebut. Kini, jumlah diplomat di Korea Utara sudah semakin sedikit.

Kabar penarikan diplomat itu menjadi sorotan di kanal Global Liputan6.com, Sabtu (27/11/2021). 

Selain itu, berita COVID-19 juga masih menjadi berita utama, yakni soal prediksi gelombang ketiga di Indonesia, serta munculnya varian Omicron di Afrika Selatan

Berikut daftar beritanya:

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Diplomat Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin
Perbesar
Presiden Rusia Vladimir Putin (Mikhail Klimentyev/Pool Photo via AP)

Rusia telah menarik mundur mayoritas staf kedutaan besarnya di Pyongyang, Korea Utara. Ini diduga masih terkait kondisi ekonomi Korut yang carut-marut.

Dilaporkan Yonhap, Jumat (26/11), media lokal Korut menyebut lusinan personal diplomatik Rusia meninggalkan Pyongyang dengan naik kereta. Hanya ada dua diplomat yang tersisa.

Baca selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Prediksi Gelombang Ketiga COVID-19 di Indonesia

FOTO: [FEATURE] Jakarta Melawan COVID-19
Perbesar
Relawan membagikan masker kepada pejalan kaki di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (17/3/2020). Sebanyak 3.000 masker dibagikan secara gratis sebagai salah satu bentuk keprihatinan sekaligus berpartisipasi dalam upaya mencegah penyebaran virus corona COVID-19. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), lembaga penelitian Amerika Serikat mengeluarkan prediksi soal COVID-19 di Indonesia. Data dari lembaga penelitian kesehatan global ini menyebut bahwa Indonesia tidak akan dihantui oleh gelombang ketiga COVID-19.

Data ini bahkan menunjukkan bahwa angka kasus COVID-19 di Tanah Air akan tetap landai hingga Maret 2022, demikian dikutip dari laman IHME, Jumat (26/11/2021). 

Baca selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Varian Omicron

Sejumlah Negara Tangguhkan Penerbangan dari Afrika Selatan
Perbesar
Orang-orang antre untuk mendapatkan penerbangan luar negeri di Bandara Internasional OR Tambo di Johannesburg, Jumat (26/11/2021). Kekhawatiran akan munculnya varian baru Covid-19 di Afrika Selatan membuat sejumlah negara membatasi perjalanan dari benua Afrika. (AP/Jerome Delay)

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, pada Jumat 26 November 2021, telah memberikan nama untuk varian baru virus corona COVID-19 yang baru muncul dan teridentifikasi di Afrika Selatan.

Omicron, nama varian baru COVID-19 itu, pertama kali disebut sebagai garis keturunan B.1.1.529 dan dikategorikan sebagai 'varian yang mengkhawatirkan' (VoC) berdasarkan kategorisasi WHO. Sebagaimana varian delta dan beta, omicron meminjam penyebutan huruf Yunani kuno. 

Baca selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis COVID-19:

Infografis 5 Tips Ajarkan Anak Pakai Masker Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Perbesar
Infografis 5 Tips Ajarkan Anak Pakai Masker Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya