Gerhana Bulan Sebagian 19 November 2021 Terlama Abad Ini Muncul 210 Tahun Lagi

Oleh Tanti Yulianingsih pada 19 Nov 2021, 20:30 WIB
Diperbarui 19 Nov 2021, 20:31 WIB
Gerhana Bulan Sebagian
Perbesar
Bayangan bumi menutupi bulan saat gerhana bulan sebagian atau parsial di Yokohama, dekat Tokyo, Jepang, Jumat (19/11/2021). Gerhana bulan yang diamati pada tanggal 18 dan 19 November di berbagai wilayah dunia ini merupakan gerhana parsial yang terpanjang pada abad 21 ini. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Liputan6.com, Jakarta - 19 November 2021 terjadi fenomena langit yang jarang terjadi, Gerhana Bulan Sebagian. Indonesia menjadi salah satu negara yang bisa menyaksikannya.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) membenarkan hal tersebut. Fenomena ini, seperti disebutkan NASA --sebelumnya dikatakan muncul 18-19 November 2021-- disebut-sebut jadi yang terlama abad ini.

Menurut Andi Pangerang dari Pusat Riset Sains Antariksa Lapan, permukaan Bulan akan tertutupi oleh umbra Bumi sebesar 97,85%. Sehingga durasi gerhana dapat mencapai 3 jam 28 menit. Perkiraan waktu ini sesuai dengan yang diprediksi oleh NASA.

Gerhana Bulan Sebagian kali ini paling lama terlihat di wilayah paling timur Indonesia.

"Sayangnya di Indonesia hanya daerah Papua saja yang durasi gerhananya paling lama, yaitu 2 jam 20 menit sejak Bulan terbit. Sementara bagian Barat Indonesia tidak dapat mengamati puncak Gerhana Bulan Sebagian," paparnya seperti dikutip dari akun Instagram Pussainsa, Jumat (19/11/2021).

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Muncul 2 Abad Lagi

Penampakan Gerhana Bulan Total di Penjuru Dunia
Perbesar
Bulan purnama terlihat selama gerhana sebagian di Sydney, Australia pada Rabu (26/5/2021). Gerhana bulan total yang bertepatan dengan Supermoon untuk pertama kalinya dalam dua tahun. (Saeed KHAN / AFP)

Gerhana Bulan Sebagian adalah kondisi di mana sebagian permukaan Bulan tertutupi bayangan atau umbra Bumi. Semakin Bulan menuju ke tengah atau pusat bayangan pada saat puncak Gerhana, maka durasi gerhana akan semakin lama.

Andi Pangerang dari Pusat Riset Sains Antariksa Lapan mengatakan Gerhana Bulan Sebagian terlama yang pernah dialami di Indonesia terjadi pada 15 September 1932 dengan durasi 3 jam 24 menit dan 12 Mei 1892 dengan durasi 3 jam 26 menit.

Indonesia akan mengalami kembali Gerhana Bulan Sebagian terlama pada 14 Agustus 2231 dengan durasi 3 jam 27 menit dan 17 Juli 2373 dengan durasi 3 jam 23 menit.

Gerhana Bulan Sebagian adalah kondisi di mana sebagian permukaan Bulan tertutupi bayangan atau umbra Bumi. Semakin Bulan menuju ke tengah atau pusat bayangan pada saat puncak Gerhana, maka durasi gerhana akan semakin lama.


Infografis Gerhana Bulan Sebagian

BMKG
Perbesar
Infografis Gerhana Bulan Sebagian. (Foto: Dok. BMKG Bandung)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya