AS Sumbangkan 3,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer Ke Nigeria

Oleh Liputan6.com pada 15 Okt 2021, 17:34 WIB
Diperbarui 15 Okt 2021, 17:34 WIB
Antrean Warga Depok Terima Vaksin Pfizer Dosis Pertama
Perbesar
Petugas medis menunjukkan vaksin Pfizer dosis pertama untuk warga di Kecamatan Beji, Depok,Rabu (1/9/2021). Vaksinasi akan berlangsung selama lima hari, mulai 1 September hingga 5 September 2021. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Abuja - Amerika Serikat telah menyumbangkan 3,6 juta dosis vaksin Pfizer Inc/BioNTech ke Nigeria, dua bulan setelah mengirimkan vaksin Moderna Inc Nigeria, kata stasiun televisi lokal melaporkan kemarin.

Sebelumnya, Faisal Shuaib, Kepala Badan Pengembangan Perawatan Kesehatan Primer Nasional Nigeria, mengatakan pada 5 Oktober bahwa negara itu mendapat konfirmasi bahwa mereka akan menerima 3,57 juta dosis vaksin Pfizer dalam dua minggu ke depan, seperti dikutip dari Malay Mail, Jumat (15/10/2021).

Pengiriman tiba kemarin di bandara di ibukota, Abuja, AIT Television melaporkan. Otoritas kesehatan Nigeria dan AS belum tersedia dihubungi untuk dimintai komentar.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Masih Terdapat Laporan Kasus Positif

Ilustrasi sedang divaksinasi (unsplash)
Perbesar
Ilustrasi sedang divaksinasi (unsplash)

Pada bulan Agustus, Nigeria menerima 4 juta dosis vaksin Moderna yang disumbangkan oleh pemerintah AS.

Negara Afrika Barat telah menjajaki opsi untuk memperoleh atau membeli vaksin melalui fasilitas COVAX untuk memungkinkannya menginokulasi setidaknya 70 persen populasinya.

Sekitar 2,3 persen orang Nigeria atau 2,54 juta orang telah divaksinasi penuh pada Kamis, sementara 4,7 persen populasi telah menerima setidaknya satu dosis vaksin COVID-19.

Nigeria, yang belum diuji secara luas untuk COVID-19, sejauh ini mencatat 208.404 infeksi yang dikonfirmasi dan 2.761 kematian akibat virus tersebut.

Nigeria telah menerima 501.600 dosis vaksin AstraZeneca dari pemerintah Prancis pekan lalu dan 434.400 dosis vaksin Johnson dan Johnson dari Uni Afrika. 

 

Reporter: Cindy Damara

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya