Kebakaran 4 Jam Lebih di Bangunan 13 Lantai Taiwan, 46 Orang Tewas

Oleh Tanti Yulianingsih pada 14 Okt 2021, 17:51 WIB
Diperbarui 14 Okt 2021, 18:06 WIB
Kebakaran dari sebuah bangunan di Kaohsiung, Taiwan selatan pada Kamis, 14 Oktober 2021. (AP)
Perbesar
Kebakaran dari sebuah bangunan di Kaohsiung, Taiwan selatan pada Kamis, 14 Oktober 2021. (AP)

Liputan6.com, Kaohsiung - Sedikitnya 46 orang tewas dan puluhan lainnya terluka parah dalam kebakaran di blok menara 13 lantai di Taiwan selatan, kata para pejabat.

Sebuah perumahan dan bangunan komersial di Kota Kaohsiung terbakar pada Kamis (14/10/2021) dini hari, kata pemadam kebakaran setempat.

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.

Pemadam kebakaran mengatakan kepada BBC bahwa 79 orang telah dibawa ke rumah sakit, termasuk 14 di antaranya dalam kondisi serius.

Penyebab kebakaran sejauh ini belum dapat dipastikan, kendati demikian penyidik ​​sudah berada di lokasi.

Para pejabat sebelumnya memperingatkan bahwa orang-orang mungkin telah terperangkap di bagian perumahan bangunan itu, antara lantai tujuh dan 11.

Penduduk terdekat mengatakan kepada media lokal bahwa mereka mendengar suara dentuman keras yang terdengar seperti ledakan sebelum kebakaran.

"Saluran listrik mungkin ada di luar ... beberapa hari terakhir ini ada suara 'ledakan' dari [saluran listrik]," kata seorang warga, menurut kantor berita Reuters.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Upaya Penyelamatan Terhambat Barang Tak Terpakai

Kebakaran dari sebuah bangunan 13 lantai di Kaohsiung, Taiwan selatan pada Kamis, 14 Oktober 2021. (AP)
Perbesar
Kebakaran dari sebuah bangunan 13 lantai di Kaohsiung, Taiwan selatan pada Kamis, 14 Oktober 2021. (AP)

Tumpukan barang-barang yang tidak terpakai di lantai bawah gedung membuat upaya penyelamatan menjadi lebih sulit.

Petugas pemadam kebakaran kemudian mendesak masyarakat untuk tidak membiarkan sampah menumpuk di dalam atau di sekitar tempat tinggal mereka dan menjaga tangga agar tidak terhalang.

Bagian bawah bangunan ini pernah menjadi tempat restoran, bar karaoke, dan bioskop, tetapi dilaporkan tidak lagi digunakan.

Sejumlah penghuni di blok sekitar 120 apartemen itu diperkirakan sudah tua atau disabilitas.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya