WHO Siapkan Proyek Investigasi COVID-19 Jilid 2

Oleh Tommy Kurnia pada 14 Okt 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 14 Okt 2021, 11:23 WIB
Kepala WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus (AFP)
Perbesar
Kepala WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus (AFP)

Liputan6.com, Jenewa - WHO menyiapkan gugus tugas baru untuk mencari asal muasal COVID-19. Ini akan menjadi investigasi jilid 2 setelah investigasi di China pada awal 2021 memicu kritikan dari berbagai pihak, terutama Amerika Serikat dan Australia.

Investigasi ini dianggap penting karena kemungkinan menjadi kesempatan terakhir untuk melacak asal COVID-19 yang pertama kali dideteksi di Wuhan.

Berdasarkan laporan BBC, Kamis (14/10/2021), WHO telah menominasikan 26 pakar untuk bergabung ke Scientific Advisory Group on the Origins of Novel Pathogens (disingkat Sago).

Tim tersebut akan mencari tahu apakah virus itu berasal dari hewan ke manusia di pasar Wuhan, atau bocor akibat kecelakaan lab.

Pada investigasi awal 2021, China juga ikut terlibat ke tim WHO. Media pemerintah China juga jor-joran menyebar narasi untuk membantah insiden lab. Selain itu, China sebelumnya menolak adanya investigasi lanjutan karena dituding ada alasan politis.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kesempatan Terakhir

Kehidupan Perkotaan di Wuhan Terus Berangsur Kembali Normal
Perbesar
Warga mengunjungi pasar malam di Jalan Baocheng di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah, pada 1 Juni 2020. Kehidupan perkotaan di Wuhan, wilayah yang sempat terdampak parah oleh COVID-19, telah berangsur kembali normal. (Xinhua/Xiong Qi)

Pejabat tinggi WHO, Michael Ryan, berkata tugas dari Sago bisa jadi adalah peluang terakhir agar dunia mengetahui asal COVID-19.

"Kesempatan terakhir untuk memahami asal dari virus ini," ujar Ryan.

China yang selama ini menentang keras investigasi jilid 2 meminta agar Sago bisa bekerja dengan sesuai, tanpa adanya politisasi. China juga mendorong agar memeriksa negara-negara lain.

"Ini waktunya untuk mengirim tim-tim ke tempat-tempat lain," ujar Dubes China di PBB, Chen Xu.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis COVID-19:

Infografis Antisipasi & Pencegahan Gelombang III Covid-19 di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Antisipasi & Pencegahan Gelombang III Covid-19 di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya