Beralasan Suntik Vaksin COVID-19 Istrinya Tanpa Izin, Pria Kanada Pukuli Perawat

Oleh Liputan6.com pada 23 Sep 2021, 16:43 WIB
Diperbarui 23 Sep 2021, 16:50 WIB
Ilustrasi wanita sedang menjalani vaksin
Perbesar
(Unsplash.com/@cdc)

Liputan6.com, Ottawa - Polisi di Provinsi Quebec, Kanada sedang mencari pria yang menjadi tersangka karena meninju wajah seorang perawat lantaran memberi istrinya vaksinasi COVID-19 tanpa persetujuannya.

Dilansir dari laman The Guardian, Kamis (23/9/2021), pria itu bertemu perawat perempuan pada Senin pagi di kantor apotek di kota Sherbrooke, sekitar 155 kilometer (96 mil) tenggara Montreal, di mana dia ditugaskan untuk memberikan vaksinasi, kata Martin Carrier di telepon, selaku juru biacara polisi.

“Tersangka kami langsung masuk ke kantor dan mulai meneriaki perawat itu,” tuturnya.

Pria itu tampak terkejut karena istrinya menerima vaksinasi di apotek tersebut tanpa izinnya, kemudian memukul wajah perawat yang melakukan vaksinasi tersebut.

Polisi Sherbrooke meminta bantuan masyarakat untuk menemukan tersangka yang menurut mereka memiliki ciri-ciri rambut hitam pendek, mata gelap, alis tebal, dan tato menyerupai salib di tangannya.

Advokat kesehatan mengungkapkan bahwa perawat secara global telah menghadapi pelecehan, disertai dengan kelelahan membuat mereka menderita ditengah peperangan melawan COVID-19.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Protes Anti-vaksin Jelang Pemilihan Federal Kanada

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash)
Perbesar
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash)

Sejauh ini tidak diketahui pasti apakah tersangka menentang vaksinasi COVID-19 atau istrinya sebenarnya telah disuntik di apotek yang sama, ujar Carrier.

Protes anti-vaksin COVID-19 di seluruh Kanada meningkat jelang pemilihan federal minggu ini. Hal ini mendorong provinsi British Columbia untuk melakukan lockdown sekolah.

Para pengunjuk rasa telah mendapat kecaman dari perdana menteri, Justin Trudeau, dalam kampanyenya untuk menargetkan rumah sakit dan petugas kesehatan, dan ia telah berjanji untuk menindaklanjuti aksi tersebut.

 

Reporter: Ielyfia Prasetio

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya