Ukraina dapat Bantuan Militer dari AS, Rusia: Jelas Sangat Berbahaya

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 03 Sep 2021, 14:56 WIB
Diperbarui 03 Sep 2021, 14:56 WIB
Tentara perempuan di Ukraina sedang berlatih untuk parade merayakan kemerdekaan bulan depan.(AFP/Ukrainian Defence Ministry)
Perbesar
Tentara perempuan di Ukraina sedang berlatih untuk parade merayakan kemerdekaan bulan depan.(AFP/Ukrainian Defence Ministry)

Liputan6.com, Kiev - Kremlin pada Kamis (2/9) mengatakan bahwa rencana Amerika Serikat untuk memberikan bantuan militer ke Ukraina dapat mendorong Kiev memilih penyelesaian yang sangat berbahaya.

"Kami percaya bahwa ini berpotensi menjadi penyebab tindakan tak terduga Ukraina untuk menyelesaikan konflik internal di tenggara negara tersebut," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam pengarahan harian.

"Jelas Ini sangat berbahaya," tambahnya, demikian dikutipn dari laman Xinhua, Jumat (3/9/2021).

Dia mengatakan bahwa Rusia sangat menentang "aspirasi Euro-Atlantik Ukraina" yang telah didukung oleh pihak AS.

Juru bicara Kremlin juga mengingat bahwa presiden Rusia telah berulang kali berbicara menentang ekspansi dan pembangunan militer Organisasi Perjanjian Atlantik Utara di dekat perbatasan Rusia.

Peskov mengatakan, sangat disayangkan bahwa hubungan AS-Ukraina terutama ditandai dengan sikap keras terhadap Rusia.

"Mereka berteman bukan untuk diri mereka sendiri, tetapi melawan Rusia. Ini juga hanya bisa menyebabkan penyesalan," tambahnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Perjanjian Pertahanan Strategis

Bendera negara
Perbesar
Bendera negara Ukraina

Amerika Serikat dan Ukraina telah menandatangani perjanjian Kerangka Pertahanan Strategis.

Isinya, untuk menentukan tahap baru kerja sama bilateral di bidang pertahanan dan keamanan, demikian menurut layanan pers kepresidenan Ukraina.

Kesepakatan yang ditandatangani selama kunjungan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke Washington menciptakan kondisi untuk penguatan kerja sama bilateral yang signifikan di bidang pertahanan.

Dan juga memberikan dukungan hukum internasional dari Amerika Serikat untuk kedaulatan, integritas teritorial dan kemerdekaan Ukraina, disampaikan dalam sebuah pernyataan di Ukraina dari situs web kepresidenan.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya