Masuk Gelombang Keempat, Korea Selatan Alami Lonjakan Kasus COVID-19 Akibat Varian Delta

Oleh Benedikta Miranti T.V pada 05 Agu 2021, 08:30 WIB
Diperbarui 05 Agu 2021, 08:30 WIB
FOTO: Tentara Korea Selatan Mulai Disuntik Vaksin COVID-19
Perbesar
Seorang tentara Korea Selatan menerima dosis pertama vaksin virus corona COVID-19 AstraZeneca di Rumah Sakit Pusat Angkatan Bersenjata, Seongnam, selatan Seoul, Rabu (28/4/2021). Militer Korea Selatan mulai menjalani vaksinasi COVID-19. (Handout/South Korean Defence Ministry/AFP)

Liputan6.com, Seoul - Korea Selatan mencatat peningkatan tajam dalam kasus virus corona pada Rabu (4/8) karena berjuang untuk menjinakkan gelombang infeksi keempat di tengah penyebaran jenis varian virus baru.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan 1.725 kasus pada hari Selasa, naik lebih dari 500 dari sehari sebelumnya, karena lebih banyak tes dilakukan setelah akhir pekan. Demikian menurut Channel News Asia, Kamis (5/8/2021). 

Total infeksi kini naik menjadi 203.926, dengan 2.106 kematian.

Penghitungan harian mencapai yang tertinggi yakni 1.895 minggu lalu, sebagian didorong oleh varian Delta yang lebih menular, dengan gelombang COVID-19 keempat menunjukkan sedikit tanda-tanda mereda.

Otoritas kesehatan khawatir bahwa orang-orang melakukan perjalanan sekitar 6,4 persen lebih banyak minggu lalu dibandingkan dengan minggu sebelumnya, atau sekitar 34 persen lebih banyak dari pada awal Januari, di daerah-daerah di luar ibu kota Seoul dan daerah sekitarnya, sebagian besar untuk liburan musim panas.

"Pergerakan di wilayah tersebut telah meningkat selama tiga minggu berturut-turut," kata pejabat kesehatan senior Lee Gi-il dalam sebuah pengarahan. 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Aturan Pembatasan Diperketat

Virus COVID-19 Makin Melonjak di Korsel, Tempat Parkir Bus Disemprot Disinfektan
Perbesar
Pekerja mengenakan pakaian pelindung saat menyemprotkan Disinfektan sebagai tindakan pencegahan virus corona COVID-19 di tempat parkir bus di Seoul, Korea Selatan, Rabu, (26/2/2020). (AP Photo/Ahn Young-joon)

Pemerintah memperketat pembatasan jarak sosial pekan lalu di sebagian besar negara selama dua minggu menjelang puncak periode liburan musim panas.

KDCA mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya telah mendeteksi dua kasus pertama varian Delta Plus COVID-19 di Korea Selatan, sub-garis keturunan dari varian Delta yang pertama kali diidentifikasi di India.

Hanya segelintir negara, termasuk Inggris, Portugal dan India, yang telah melaporkan kasus Delta Plus sejauh ini. Delta Plus masih dipelajari, tetapi beberapa ilmuwan mengatakan itu mungkin lebih menular.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta:

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya