Waspada, Ini 7 Pertanda Anda Dalam Bahaya

Oleh Liputan6.com pada 03 Agu 2021, 19:10 WIB
Diperbarui 03 Agu 2021, 19:10 WIB
Menghindari Aksi Kejahatan
Perbesar
Ilustrasi Penanganan Aksi Kejahatan Credit: pexels.com/Kat

Liputan6.com, Jakarta - Dari amplop di dalam mobil hingga hal-hal aneh di kap mesin, scammers atau penipu yang menargetkan semua orang. Mereka, para penjahat, tidak peduli usia dan latar belakang target korban.

Mungkin mereka hanya takut kalau ternyata korban lebih kuat darinya.

Para pelaku kriminal seperti penipu semakin canggih dalam melakukan operasinya untuk menipu atau bahkan menyerang Anda. Sebelum itu terjadi, cobalah untuk waspada agar tak jadi korban.

Cobalah mulai memperhatikan tanda-tanda yang menunjukkan sebenarnya Anda dalam keadaan bahaya. Seperti hal tak biasa yang tiba-tiba muncul dalam keseharian.

Berikut ini tujuh pertanda Anda dalam bahaya yang mungkin bisa dijadikan acuan, dikutip dari Bright Side, Selasa (3/8/2021):  

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Amplop di Kursi Mobil

Amplop
Perbesar
Ilustrasi amplop. Ilustrasi: Freepik

Jika Anda menemukan adanya amplop di kursi penumpang padahal Anda sudah mengunci mobil dengan baik. Dapat dipastikan bahwa ada seseorang yang telah membobol mobil Anda.

Lalu Anda mendapati pesan yang berisi “Yang terhormat Bapak/Ibu, kami telah menguji sistem keamanan mobil Anda. Seperti yang Anda alami saat ini bahwa mobil dapat dibobol dengan mudah. Jadi kami mengharapkan Anda membayar kami untuk tes ini. Sebagai imbalannya, kami akan segera mengirimkan teknisi untuk pemasangan sistem yang lebih baik.”

Sebaiknya Anda tidak menggubrisnya dan segeralah hubungi polisi. Perhatikan pula sistem alarm mobil Anda secara teratur menggunakan layanan mobil terpercaya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Botol Air di Kap Mobil

Ubah Botol Plastik untuk Pancuran Air
Perbesar
Ilustrasi Botol Plastik Credit: pexels.com/Renee

Jika Anda melihat botol air di kap mobil Anda, jangan menyentuhnya dan segera pergi ke bengkel mobil terdekat. Anda juga harus datang ke polisi untuk memeriksa dan melihat apakah ada pelacak GPS di mobil Anda.

Lantaran modus botol air biasa dipakai oleh penculik untuk membuat Anda keluar dari mobil dan menjadi target pelaku. Jadi, jika Anda melihat ada sesuatu yang aneh di kap mesin Anda, meskipun itu bukan botol, pergilah, jangan keluar dari mobil Anda untuk membuangnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Meteran Taksi Rusak

Pencegahan Penyebaran Covid-19 Pada Taksi Daring
Perbesar
Pengemudi taksi daring, Aris Hardy Halim menyemprotkan disinfektan di dalam mobilnya di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, Jumat (8/5/2020). Pemasangan plastik pembatas bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pelanggan taksi daring. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ketika Anda masuk ke dalam taksi dan sopir memberi tahu Anda bahwa meteran tidak berfungsi, segera keluar.

Jangan biarkan dia mulai mengemudi. Anda bisa dikenakan biaya lebih banyak daripada biaya reguler, terutama jika Anda seorang turis dan Anda terlihat seperti turis.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Layanan Derek dari Orang Asing

Bikin Jera, Mobil Box Diderek Kena Razia Parkir Liar
Perbesar
Mobil dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta menderek mobil yang parkir di bahu jalan di kawasan Jatinegara, Jakarta, Senin (2/10). Razia ini juga bertujuan untuk memberi efek jera pengendara yang memarkir sembarangan. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Jika Anda membutuhkan bantuan di jalan. Sebaiknya menjauhi dari orang asing yang menawarkan bantuan kepada Anda. Kecuali tidak ada kejanggalan dari si penolong. Sebab, beberapa perusahaan kendaraan derek yang suka memanfaatkan keadaan.

Jadi, jika truk derek berhenti dan bukan layanan kendaraan derek Anda pesan, jangan terima bantuan mereka. Ini karena mereka kemungkinan besar akan menagih Anda terlalu mahal dan tidak akan melepaskan mobil Anda sampai Anda membayarnya.

Jika Anda tidak yakin apakah truk derek itu berasal dari perusahaan yang Anda hubungi, telepon lagi dan mintalah nomor platnya sehingga Anda dapat memverifikasi bahwa itu memang truk derek pesanan Anda.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Parkir Mobil di Sebelah Mobil Van

Kisah Petualang Muda Keliling Indonesia Berawal dari Gagal Masuk Ujian Masuk Perguruan Tinggi
Perbesar
Mobil camper van milik Akbar yang sengaja dimodifikasi untuk perjalanannya dari Bali ke Sumba (dok. Instagram @

Memarkir mobil Anda di sebelah kendaraan yang lebih besar terkadang bisa menjadi pilihan yang buruk. Mobil tersebut tentu akan menghalangi pandangan Anda dan bisa menjadi sasaran penjahat yang mungkin bersembunyi di baliknya.

Jadi, lebih baik tidak parkir di sebelah kendaraan seperti van kargo.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

6. Bank Meminta Nomor PIN

Ilustrasi Bank
Perbesar
Ilustrasi Bank

Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa bank Anda tidak akan pernah meminta kata sandi perbankan atau nomor PIN Anda.

Jadi, jika seseorang mengatakan bahwa mereka menelepon dari bank lalu memakai modus dengan meminta kata sandi dan nomor PIN. Segeralah Anda segera tutup panggilan telpon tersebut.

Selanjutnya, temukan nomor telepon bank Anda dari situs web resmi mereka, di halaman "hubungi kami". Laporkan kepada mereka untuk memberi tahu kejadian yang Anda alami.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

7. Ditelepon Oknum Penagih Utang

Marah dan Teriak
Perbesar
Ilustrasi Teriak dan Marah di Telpon (iStockphoto)

Perusahaan sungguhan tidak akan meminta Anda membayar melalui Western Union, MoneyGram, atau bahkan gift card (kartu hadiah) dan voucher. Jika mereka melakukannya itu pertanda bahwa Anda telah dihubungi oleh perusahaan scam.

Bila mereka mendesak Anda untuk melakukan transfer dengan cepat. Jangan ikuti kemauan mereka dan segera menjauhlah dari mereka.

Itu dia beberapa tanda bahwa Anda dalam bahaya. Apakah Anda pernah mengalami hal yang lain?

 

Reporter: Bunga Ruth

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya