Rumah Sakit Swasta di Dubai Mulai Tawarkan Vaksin COVID-19 Pfizer Gratis

Oleh Tommy Kurnia pada 29 Jul 2021, 13:35 WIB
Diperbarui 29 Jul 2021, 13:35 WIB
FOTO: Mengunjungi Galeri Seni Digital Infinity des Lumieres di Dubai
Perbesar
Seorang pria mengambil foto wanita berpose di galeri seni digital Infinity des Lumieres di Dubai Mall, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (12/7/2021). Infinity des Lumieres menggunakan proyektor digital untuk memutar gambar bergerak karya seni di galeri besar. (AP Photo/Jon Gambrell)

Liputan6.com, Dubai - Sejumlah rumah sakit swasta di Dubai menawarkan vaksinasi COVID-19 dengan vaksin Pfizer. Program RS swasta ini bertujuan meningkatkan tingkat vaksinasi di kalangan masyarakat.

Masyarakat tinggal mendaftar dan mendapatkan vaksin secara gratis. Saat ini, ada 66 persen warga Uni Emirat Arab yang telah mendapat vaksin secara full.

Menurut laporan Khaleej Times, Kamis (29/7/2021), salah satu RS yang ikut program ini adalah RS Aster. Vaksin Pfizer itu tidak ditawarkan sebagai suntikan tambahan (booster), melainkan untuk dosis pertama dan kedua.

RS Zulekha juga menawarkan vaksin Pfizer gratis bagi orang-orang yang eligible, termasuk pemegang visa di Dubai.

Namun, ada juga RS di Dubai yang ingin menghabiskan vaksin Sinoparm dahulu, barulah kemudian beralih ke Pfizer dalam dua pekan ke depan. Selain itu, ada RS yang hanya memberikan Pfizer kepada kelompok rentan.

Kelompok yang masuk prioritas adalah warga berusia 60 tahun ke atas, pengidap penyakit kronis, serta penyandang disabilitas.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Studi: Vaksin Pfizer Ampuh 88 Persen Lawan Varian Delta COVID-19

Melihat Negara-Negara Uni Eropa Mulai Suntikan Vaksinasi COVID-19
Perbesar
Seorang perawat menyiapkan dosis vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech di Rumah Sakit Santa Maria di Lisbon, Portugal (27/12/2020). Peluncuran vaksin dilakukan ketika kasus strain baru COVID-19 yang lebih menular dikonfirmasi di beberapa negara Eropa serta Kanada dan Jepang. (Xinhua/Pedro Fiuza)

Studi terbaru menunjukkan vaksin Pfizer (BNT162b2) ampuh hingga 88 persen melawan varian delta COVID-19. Sementara, vaksin AstraZeneca (ChAdOx1 nCoV-19) juga ampuh hingga 67 persen. 

Dilaporkan Forbes, Kamis (22/7), studi memeriksa 19 ribu orang. Hasilnya, vaksin Pfizer ampuh 93,7 persen melawan varian Alpha (pertama ditemukan di Wuhan) dan 88 persen melawan varian Delta.

Sementara, vaksin AstraZeneca aktif 74,5 persen melawan varian Alpha dan 67 persen melawan Delta. 

Penelitian ini melibatkan berbagai institusi di Inggris: Public Health England, London School of Hygiene and Tropical Medicine, Imperial College London, Guy's and St. Thomas' Hospital NHS Trust, hingga Universitas Oxford.

Hasil pemberian dua dosis juga ditegaskan lebih ampuh. Pasalnya, satu vaksin Pfizer hanya ampuh 36 persen melawan varian Delta bergejala, sementara AstraZeneca hanya sekitar 30 persen.

"Secara keseluruhan, kami menemukan level keefektivan tinggi dari vaksin melawan penyakit simptomatik varian delta setelah pemberian dua dosis," tulis penelitian tersebut.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis COVID-19:

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya