Kiriman Bantuan Oksigen dari India ke Indonesia Mengalami Keterlambatan

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 22 Jul 2021, 13:02 WIB
Diperbarui 22 Jul 2021, 13:02 WIB
Korban COVID-19 Meninggal saat Isolasi Mandiri di Rumah
Perbesar
Petugas kesehatan menyiapkan peti mati berisi korban virus corona COVID-19 ke dalam ambulans di Bogor, Jawa Barat pada 3 Juli 2021. Angka kematian pasien Covid-19 saat isolasi mandiri di Indonesia sangat mengkhawatirkan di saat kasus semakin melonjak. (AFP/ Aditya Aji)

Liputan6.com, New Delhi - Pemerintah India mengirimkan kapal angkatan laut berisikan 300 oksigen konsentrator dan 100 metrik ton oksigen medis cair ke Indonesia.

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar dalam sebuah postingan di Twitter mengatakan, Kapal Angkatan Laut (INS) Airawat sedang dalam perjalanan ke Tanjung Priok di Indonesia dengan bantuan medis. "India berdiri bersama mitranya dalam perang melawan COVID-19," tulis Jaishankar.

Namun, dilaporkan kedatangan kapal tersebut mengalami keterlambatan. "Ada keterlambatan kedatangan INS Airawat mencapai Tanjung Priok, Indonesia yang membawa 300 oksigen konsentrator & 100 MT Oksigen Medis Cair dari India. Akan terus mengabarkan Anda untuk perkembangan lebih lanjut," cuit Jaishankar.

Sebelumnya, Indonesia telah memberikan dukungan oksigen ke India ketika negara tersebut sedang terhuyung-huyung di bawah krisis gelombang kedua COVID-19.

Pemerintah Indonesia telah menjangkau China, Australia dan Singapura mencari bantuan untuk mengatasi krisis oksigen. Indonesia telah mengirimkan 3.400 tabung oksigen dan konsentrator ke India pada Mei 2021.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Upaya Indonesia Lawan Varian Delta

FOTO: Berjibaku Melawan Gelombang Virus Corona COVID-19 di Indonesia
Perbesar
Pekerja menguburkan jenazah korban virus corona COVID-19 di TPU Pedurenan, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (7/7/2021). Indonesia memperluas pembatasan untuk memerangi gelombang virus corona COVID-19 yang mematikan. (REZAS/AFP)

Indonesia, negara terpadat keempat di dunia, telah menyaksikan lonjakan besar dalam kasus COVID-19 karena varian Delta.

Sekarang, Indonesia telah melaporkan lebih banyak kematian COVID-19 daripada Brasil.

Indonesia telah melaporkan lebih dari 2,8 juta kasus dan 73.582 kematian secara keseluruhan.

AS memiliki jumlah COVID-19 tertinggi yaitu 34 juta kasus dan kematian di angka 609.000 jiwa.

Lonjakan kasus COVID-19 telah membanjiri rumah sakit di Indonesia dan menghabiskan pasokan oksigen negara, yang sangat penting dalam menyelamatkan banyak nyawa.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Krisis Pasokan Oksigen saat Lonjakan Kasus Covid-19

Infografis Krisis Pasokan Oksigen saat Lonjakan Kasus Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Krisis Pasokan Oksigen saat Lonjakan Kasus Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya