22 Juli 2021: 191,9 Juta Orang di Dunia Positif COVID-19, Korsel Kasus Harian Tertinggi

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 22 Jul 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 22 Jul 2021, 11:00 WIB
Gambar ilustrasi diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Food and Drug Administration AS menunjukkan Virus Corona COVID-19. (US Food and Drug Administration/AFP)
Perbesar
Gambar ilustrasi diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Food and Drug Administration AS menunjukkan Virus Corona COVID-19. (US Food and Drug Administration/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Total infeksi Virus Corona COVID-19 di seluruh dunia pada hari Kamis per pukul 10.00 WIB telah mencapai 191.943.037 kasus, berdasarkan data Johns Hopkins University.

4.126.289 orang di dunia tercatat telah meninggal dunia akibat COVID-19, seperti dikutip dari gisanddata.maps.arcgis.com, Kamis (22/7/2021).

Data Johns Hopkins University juga menunjukkan ada 3.713.022.529 dosis vaksin COVID-19 yang sudah diberikan di seluruh dunia.

Infeksi di Amerika Serikat, negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbesar di dunia, telah mencapai 34.226.295 dengan 609.859 kematian.

Berikut adalah negara dengan kasus infeksi Virus Corona COVID-19 terbanyak di dunia setelah AS: 

  • India: 31.216.337 kasus, dengan 418.480 orang meninggal dunia akibat Virus Corona.
  • Brasil: 19.473.954 kasus, dan 545.604 kematian.
  • Prancis: 5.973.912 infeksi, dengan 111.737 kematian.
  • Rusia: 5.955.089 infeksi, dengan 148.229 kematian akibat COVID-19.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Korea Selatan Laporkan 1.842 Infeksi Baru COVID-19 - Mencetak Rekor untuk Kasus Harian Tertinggi

Negara-Negara dengan Kasus Corona Terbesar di Dunia
Perbesar
Sepasang kekasih mengenakan masker saat bersepeda di sebuah taman di Seoul, Korea Selatan, 7 Maret 2020. Hingga Kamis (12/3/2020) pagi, jumlah kasus virus corona COVID-19 di Korea Selatan sebanyak 7.755 orang terinfeksi, 60 meninggal, dan 288 sembuh. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Dikutip dari Channel News Asia, Korea Selatan melaporkan rekor kasus harian Virus Corona. Pada Kamis (22/7), negara itu melaporkan 1.842 kasus baru COVID-19.

Korea Selatan kini sedang berjuang untuk menahan gelombang wabah terburuknya di tengah kenaikan infeksi COVID-19 secara nasional, yang dipicu oleh varian Delta yang lebih menular.

Dari kasus baru yang dilaporkan pada Kamis (22.7), termasuk 270 pelaut di kapal perang  yang berpatroli di perairan Afrika. Para awak yang  terinfeksi COVID-19 di kapal itu telah dipulangkan ke Korea Selatan pada Selasa (20/7).

Otoritas Korea Selatan sedang mempertimbangkan untuk memperluas pembatasan yang diberlakukan untuk ibu kota Seoul dan daerah sekitarnya pekan lalu, karena klaster infeksi yang terus muncul.

Sekitar 64,3 persen dari 1.533 kasus COVID-19 di Korea Selatan merupakan penularan lokal, yang berasal dari luar wilayah Seoul - tingkat tertinggi sejak gelombang COVID-19 pertama di negara itu meletus dari sebuah gereja di tenggara Daegu.

Sementara itu, jumlah infeksi di wilayah metropolitan Seoul telah sedikit menurun dari lebih dari 80 persen, menyusul pembatasan seperti larangan pertemuan untuk lebih dari dua orang setelah pukul 6 sore.

Total infeksi COVID-19 di Korea Selatan telah naik menjadi 184.103 kasus dengan 2.063 kematian, menurut data KDCA.

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala COVID-19 Varian Alpha, Beta dan Delta

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala COVID-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓