Otoritas Nigeria Bebaskan 100 Wanita dan Anak-Anak Korban Penculikan

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 21 Jul 2021, 13:02 WIB
Diperbarui 21 Jul 2021, 13:02 WIB
Ilustrasi Liputan Khusus Penculikan Anak
Perbesar
Ilustrasi berita penculikan anak. (Liputan6.com)

Liputan6.com, Zamfara - Pihak berwenang di Nigeria telah membebaskan 100 wanita dan anak-anak -- terutama ibu menyusui bayi -- yang ditangkap oleh sejumlah bandit.

Kelompok itu diculik pada 8 Juni 2021 di negara bagian Zamfara, Nigeria. Empat orang juga tewas dalam insiden tersebut, demikian dikutip dari laman BBC, Rabu (21/7/2021).

Pemerintah negara bagian Zamfara mengatakan, mereka dibebaskan tanpa ada uang tebusan yang dibayar, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Kelompok itu akan diberikan pemeriksaan kesehatan dan pembekalan sebelum mereka kembali ke rumah.

Serentetan penculikan telah terjadi di sejumlah wilayah Nigeria selama beberapa bulan terakhir.

Sejak Desember 2020, lebih dari 1.000 orang telah diculik. Sebagian besar kemudian dibebaskan, dilaporkan setelah uang tebusan dibayarkan, tetapi beberapa telah dibunuh.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Penculikan Bermotif Uang

Penculikan Anak
Perbesar
Ilustrasi Foto Penculikan Anak

Pihak berwenang menyalahkan insiden ini pada bandit yang beroperasi di wilayah tersebut -- sebagian besar dimotivasi oleh uang.

Sejak penculikan yang dipublikasikan dengan baik pada tahun 2014 terhadap 276 siswi dari sekolah menengah Chibok oleh militan Boko Haram di negara bagian Borno, lebih banyak kelompok bersenjata melakukan penculikan massal terhadap siswa.

Presiden Muhammadu Buhari telah mengarahkan militer untuk mengusir kelompok penjahat itu di Zamfara dan negara bagian Kaduna dan Katsina.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya