Potret Ibadah Haji 2021 di Mekkah di Tengah Pembatasan Pandemi COVID-19

Oleh Hariz Barak pada 18 Jul 2021, 17:01 WIB
Diperbarui 18 Jul 2021, 18:12 WIB
FOTO: Jemaah Mulai Rangkaian Ibadah Haji 2021
Perbesar
Jemaah mengelilingi Kabah pada awal musim haji di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). Jemaah haji 2021 sudah memulai rangkaian ibadah. (FAYEZ NURELDINE/AFP)

Liputan6.com, Mekkah - Jemaah mulai berdatangan ke Mekkah, Arab Saudi pada Sabtu 17 Juli 2021 untuk pelaksanaan ibadah haji kedua yang berlangsung sejak dimulainya pandemiĀ virus corona COVID-19.

Peziarah yang bepergian ke situs tersuci Islam diharapkan dapat melakukan jarak sosial dan memakai masker wajah.

Jemaah tahun ini lebih banyak dari tahun 2020, tetapi masih jauh lebih kecil dari tahun-tahun sebelum pandemi.

Hanya 60.000 warga negara (citizens) dan penduduk (residents) yang sepenuhnya divaksinasi yang diizinkan untuk mengambil bagian - dengan peserta yang dipilih dari kumpulan online lebih dari 550.000 pelamar, demikian seperti dikutip dari BBC, Minggu (18/7/2021).

FOTO: Jemaah Mulai Rangkaian Ibadah Haji 2021
Perbesar
Jemaah yang memegang payung untuk melindungi diri dari panas tiba di Masjidil Haram pada awal musim haji, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). Pemerintah Arab Saudi mengklaim ibadah haji tahun lalu hanya diikuti 1.000 orang, sementara media lokal menyebut ada 10 ribu orang. (FAYEZ NURELDINE/AFP)

Peziarah harus menerima kedua dosis vaksin COVID-19 dan berusia antara 18 dan 65 tanpa penyakit kronis agar memenuhi syarat.

Beberapa dari mereka tertangkap kamera mengantre menunggu transportasi resmi untuk membawa mereka ke Masjidil Haram Mekkah pada hari Sabtu.

FOTO: Jemaah Mulai Rangkaian Ibadah Haji 2021
Perbesar
Jemaah mengelilingi Kabah pada awal musim haji di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). Jemaah haji melakukan tawaf dengan tetap menjaga jarak demi mengantisipasi penyebaran COVID-19. (FAYEZ NURELDINE/AFP)

Peziarah melakukan perjalanan ke Masjidil Haram Mekkah untuk melakukan tawaf, sebuah ritual di mana mereka melingkari berlawanan arah jarum jam di sekitar Ka'bah sebanyak tujuh kali.

Para penyembah kemudian akan melanjutkan dengan ziarah lima hari di situs-situs suci terdekat lainnya.

FOTO: Jemaah Mulai Rangkaian Ibadah Haji 2021
Perbesar
Jemaah tiba di Masjidil Haram pada awal musim haji di Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). Jemaah haji melakukan tawaf dengan tetap menjaga jarak demi mengantisipasi penyebaran COVID-19. (FAYEZ NURELDINE/AFP)

Haji biasanya merupakan salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia - dengan perkiraan 2,5 juta orang ambil bagian pada tahun 2019.

Melakukan ziarah adalah salah satu dari Lima Rukun Islam - dianggap sebagai kewajiban bagi setiap Muslim untuk melakukan setidaknya sekali dalam hidup mereka, jika mereka mampu.

FOTO: Jemaah Mulai Rangkaian Ibadah Haji 2021
Perbesar
Pekerja membersihkan sekitar Kabah pada awal musim haji di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). Pemerintah Arab Saudi mengklaim ibadah haji tahun lalu hanya diikuti 1.000 orang, sementara media lokal menyebut ada 10 ribu orang. (FAYEZ NURELDINE/AFP)

Kementerian haji mengatakan acara tahun ini sedang dilakukan dengan tingkat tindakan pencegahan kesehatan tertinggi karena pandemi.

"Setiap tiga jam, 6.000 orang masuk untuk melakukan tawaf kedatangan," kata juru bicara Hisham al-Saeed kepada kantor berita AFP.

FOTO: Jemaah Mulai Rangkaian Ibadah Haji 2021
Perbesar
Jemaah mengelilingi Kabah pada awal musim haji di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). Jumlah jemaah yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini sebanyak 60 ribu. (AFP)

"Setelah setiap kelompok pergi, proses sterilisasi dilakukan segera," lanjut al-Saeed.

Para pejabat juga mengatakan peziarah dibagi menjadi kelompok yang dikawal 20 dengan jalur yang ditetapkan untuk menjaga orang-orang jarak sosial.

FOTO: Jemaah Mulai Rangkaian Ibadah Haji 2021
Perbesar
Jemaah mengelilingi Kabah pada awal musim haji di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). Jumlah jemaah haji tahun ini jauh lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu. (AFP)

Diperkirakan hanya sekitar 10.000 warga Saudi yang ambil bagian pada Juli 2020.

Arab Saudi telah mencatat lebih dari 500.000 infeksi virus corona dan 8.000 kematian selama pandemi.

Lebih dari 21,5 juta dosis vaksin telah diberikan sejauh ini, namun hanya sekitar 10% dari populasi yang sepenuhnya divaksinasi, menurut Our World in Data.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya