5 Fakta Tak Terduga Tentang Portugal, Salah Satu Negara Tertua di Eropa

Oleh Liputan6.com pada 17 Jul 2021, 21:00 WIB
Diperbarui 17 Jul 2021, 21:00 WIB
Bendera Portugal (unsplash)
Perbesar
Bendera Portugal (unsplash)

Liputan6.com, Portugal - Saat mendengar Portugal, kita langsung membayangkan karya arsitektur yang bermandikan cahaya matahari disertai lautan nan megah.

Budaya masyarakat lokal yang telah terbentuk sejak berabad-abad membangkitkan keinginan kita untuk mengenal negara itu lebih jauh.

Mulai dari menyiapkan daftar nama untuk bayi, kebiasaan makan malam, dan masih banyak lagi.

Inilah 5 fakta tidak biasa dari Negara Portugal yang dikutip dari laman Brightside.me, Sabtu (17/7/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Sangat mudah tergelincir oleh kulit pisang pada malam natal karena semua orang makan pisang

Ilustrasi kulit pisang (unsplash)
Perbesar
Ilustrasi kulit pisang (unsplash)

Pada 24 Desember, ributan orang berkumpul di kota Braga, Portugis untuk menghormati tradisi yang disebut “Bananeiro”. Beberapa jam sebelum makan malam natal keluarga, penduduk dan tamu kota merayakan awal liburan dengan makan pisang dan menucinya dengan minuman.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Negara membantu memberi nama pada bayi yang baru lahir

Ilustrasi bayi (unsplash)
Perbesar
Ilustrasi bayi (unsplash)

Negara satu ini memiliki daftar nama yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan di tingkat legislatif. Daftar nama yang diperbolehkan termasuk nama-nama Portugis yang akan membantu negara mempertahankan identitasnya. Daftar nama yang dilarang adalah berbagai nama dari budaya populer seperti Ben-Hur, Nirvana, dan Hendrix.

Jika orang tua memutuskan untuk memberi nama bayi mereka dengan mangabaikan daftar nama tersebut, maka otoritas negara harus memberi lampu hijau. Namun, ada beberapa alasan penolakkan. Misalnya karena nama tersebut tidak terdengar seperti berasal dari negara Portugal, tidak sesuai jenis kelamin bayi atau nama tersebut memberi dampak buruk.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Mereka makan malam tidak lebih awal dari pukul 8 malam

Ilustrasi meja makan (pixabay)
Perbesar
Ilustrasi meja makan (pixabay)

Orang Portugis senang makan larut malam antara pukul 8-10 malam. Bahkan restoran yang buka saat ini pukul 7 malam. Jam awal restoran buka biasanya kosong. Penduduk setempat sarapan pukul 8 pagi, makan siang  sekitar pukul 1 siang, dan menikmati makanan ringan sepanjang hari.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Sebagian besar makanan penutup lokal berbahan dasar kuning telur

Ilustrasi kuning telur (pixabay)
Perbesar
Ilustrasi kuning telur (pixabay)

Ada berbagai macam makanan penutup yang terbuat dari kuning telur di Portugal. Kuning telur dapat ditambahkan ke dalam adonan, isian, bahkan dimakan dalam bentuk manisan sebagai hidangan terpisah.

Pada suatu waktu, putih telur banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga, seperti penyaringan. Putih telur ditambahkan ke dalam minuman dan mereka akan bergabung dengan partikel minuman yang tidak diperlukan, kemudian mengendap di dasar. Terlalu mahal bagi biarawan biarawati untuk  membuang kuning telur yang tidak terpakai. Itulah sebabnya mereka memilliki banyak resep yang menonjolkan bahan unik ini.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Penduduk setempat merasa terganggu ketika ada yang makan sambil jalan

Penduduk lokal merasa terhina saat melihat orang berjalan sambil makan. Disana, makan adalah ritual yang sakral dan hidangan harus dimakan dalam posisi duduk, perlahan. Tentu saja konter jalanan dengan makanan cepat saji tersedia, tetapi biasanya dapat ditemukan tempat yang nyaman untuk menyantap makanan yang telah dibeli.

Makan sambil berjalan diangap sebagai perilaku buruk di Portugal.

 

Reporter: Ielyfia Prasetio

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya