Yuk Intip Sejarah Cikal Bakal Hubungan Indonesia - Australia Lewat Tur Virtual Ini

Oleh Liputan6.com pada 13 Jul 2021, 15:26 WIB
Diperbarui 13 Jul 2021, 15:35 WIB
Yidaki: Didjeridu and the Sound of Australia Exhibition © National Museum of Australia
Perbesar
Yidaki: Didjeridu and the Sound of Australia Exhibition © National Museum of Australia

Liputan6.com, Jakarta - Kedutaan Besar Australia Jakarta bersama dengan Konsulat Jenderal Australia Makassar akan menyelenggarakan tur virtual Museum Nasional Australia, Yidaki: Didjeridu and the Sound of Australia, yang dapat diakses secara publik sebagai bagian dari Pekan NAIDOC 2021.

Tur tersebut memberikan kesempatan bagi publik untuk belajar tentang seni dan budaya penduduk Abogirin dan Kepulauan Selat Torres Australia, termasuk kisah tentang orang Yolŋu di timur laut Arnhem Land dan pemeliharaan instrumen yidaki.

Penonton yang berpartisipasi dapat mempelajari sejarah orang Yolŋu dan hubungannya dengan para pelaut Sulawesi Selatan yang setidaknya sejak tahun 1700-an menjadi cikal bakal awal hubungan antara Indonesia dan Australia.

Steve Scott, Kuasa Usaha Australia, mengatakan bahwa tur ini akan menunjukkan komitmen Australia untuk mempromosikan hubungan antara komunitas sejarah, seni dan budaya antara Australia dan Indonesia.

"Hubungan antar masyarakat Australia dengan Indonesia lahir ratusan tahun lalu, pada awal kunjungan para pelaut dari Makassar ke Australia Utara. Keterlibatan awal ini telah meninggalkan jejak di lanskap seni dan budaya kedua negara, serta mempengaruhi bahasa di kedua negara kita," jelas Scott dalam pernyataan tertulis dari Kedutaan Australia di Jakarta, Selasa (13/7/2021). 

"Hari ini saya dengan senang hati mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyerap semua ini dalam tur virtual Yidaki: Didjeridu and the Sound of Australia ini," katanya. "Saya berharap acara virtual ini akan mendukung hubungan yang mendalam antara masyarakat kita."

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Dapat Disaksikan pada Kamis Minggu Ini

Yidaki: Didjeridu and the Sound of Australia Exhibition  © National Museum of Australia
Perbesar
Yidaki: Didjeridu and the Sound of Australia Exhibition © National Museum of Australia

Tur ini akan disiarkan secara langsung pada Kamis, 15 Juli 2012 pukul 15.00 WIB di akun YouTube Kedutaan Besar Australia Jakarta dan di halaman Facebook Konsulat Jenderal Australia Makassar.

Tur ini akan dipimpin oleh penduduk asli Australia, Margo Neale, Kepala Pusat Kuratorial Pengetahuan Adat, Museum Nasional Australia, dan didampingi oleh mahasiswa Indonesia di Australia, Vania Budianto.

Selain itu, Kedutaan Besar Australia Jakarta juga akan memfasilitasi kunjungan virtual di Museum of Applied Arts and Sciences (Powerhouse Museum) Sydney dan akan mengundang siswa Indonesia di bawah program sekolah BRIDGE Australia di Jepara, Pasaman, Makassar, Denpasar, dan Surabaya untuk mengeksplorasi peran yang dimainkan oleh astronomi di berbagai bagian dalam sejarah Australia.

Perayaan Pekan NAIDOC diadakan di seluruh Australia setiap tahun pada Juli. Tema Pekan NAIDOC 2021 adalah 'Heal Country'.

 

Reporter: Paquita Gadin

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 6 Kriteria Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Infografis 6 Kriteria Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 6 Kriteria Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya