Top 3: Vaksin COVID-19 Berbayar Indonesia dan Sejumlah Negara Asing Disorot

Oleh Tommy Kurnia pada 13 Jul 2021, 15:13 WIB
Diperbarui 13 Jul 2021, 16:50 WIB
Momen Para Badut di Bolivia Divaksin Corona
Perbesar
Seorang badut diukur suhunya sebelum vaksin COVID-19 Sinopharm saat kampanye vaksinasi untuk usia antara 18 dan 30 tahun di Universitas Negeri San Andres di La Paz, Bolivia, Senin (5/7/2021). Presiden Luis Arce menjanjikan upaya vaksinasi "besar-besaran" pada Juli dan Agustus. (AP Photo/Juan Karita)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengizinkan Kimia Farma untuk menjual vaksin COVID-19. Harganya pun fantastis, yakni Rp 879 ribu. 

Sejauh ini, mayoritas negara di dunia menyediakan vaksin gratis bagi warganya. Ada setidaknya dua negara yang menyediakan vaksin berbayar, namun melalui swasta, bukan BUMN seperti Kimia Farma

Kabar mengenai vaksin berbayar di Indonesia dan negara lain menjadi sorotan pembaca isu internasional di Liputan6.com, Selasa (13/7/2021). 

Ada juga kabar menarik tentang kata-kata inspirasi melawan COVID-19 yang dijual secara online.

Berikut ini tiga isu terpopuler hari ini:

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Vaksin COVID-19 Berbayar di Negara Lain

Bajaj Berhias Jarum Suntik Muncul di Chennai India
Perbesar
Sebuah bajaj yang dihias dengan replika jarum suntik besar melintasi jalanan di Chennai, India, Sabtu (3/6/2021). Seorang seniman di Chennai menghias bajaj tersebut untuk meningkatkan kesadaran orang-orang tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 di tengah sejumlah temuan varian baru. (Arun SANKAR/AFP)

Sebelum Indonesia, ada India dan Singapura yang mengizinkan vaksin COVID-19 berbayar. Bedanya, vaksin berbayar itu dilakukan swasta, bukan dijual perusahaan negara seperti Kimia Farma.

Warga Singapura bahkan bisa mendapat uang mereka kembali usai divaksin.

Baca selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Jualan Ucapan Inspiratif Melawan COVID-19

Penampakan Grafiti Virus Corona untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat India
Perbesar
Petugas kepolisian India berdiri disamping grafiti yang mengilustrasikan virus corona di Bangalore (3/4/2020). Grafiti tersebut dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi lockdown yang diberlakukan pemerintah India sebagai langkah pencegahan COVID-19. (Xinhua/Stringer)

Secara sadar atau tidak, pandemi COVID-19 telah mempengaruhi hidup kita dalam berbagai cara. Sementara banyak yang sedang berjuang untuk memberi makan diri sendiri atau keluarga, banyak juga yang kesehatan mentalnya sedang terpukul.

Dalam kondisi tersebut, seseorang butuh penghiburan. Salah satunya melalui ungkapan kata penyemangat. Seperti yang diberikan akun Shopee di Malaysia, dengan penawaran dalam banderol harga tertentu.

 

Baca selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Warga India Tertipu Vaksin COVID-19 Berbayar

FOTO: India Longgarkan Pembatasan Terkait COVID-19
Perbesar
Seorang karyawan toko mengenakan masker wajah pada manekin di Gauhati, India, Rabu (9/6/2021). India melonggarkan sebagian pembatasan untuk mengekang penyebaran virus corona COVID-19. (AP Photo/Anupam Nath)

Selain Indonesia, ada India yang juga membebaskan rumah sakit swasta untuk menjual vaksin COVID-19 pada April 2021. Apa yang terjadi kemudian adalah penjualan vaksin palsu marak. 

Pada awal Juli ini, CNN melaporkan ribuan orang terkena korban vaksin COVID-19 palsu India. Vaksin itu isinya ternyata air garam.

 

Baca selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis COVID-19:

Infografis 6 Kriteria Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 6 Kriteria Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya