Infeksi COVID-19 Varian Delta Melonjak, Portugal Imbau Warga Waspada

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 07 Jul 2021, 08:30 WIB
Diperbarui 07 Jul 2021, 08:30 WIB
Antrean Ambulans Pasien di Rumah Sakit Portugal
Perbesar
Antrean lebih dari 30 puluhan ambulans yang menunngu untuk menyerahkan pasien COVID-19 mereka kepada petugas medis di rumah sakit Santa Maria di Lisbon, Kamis (28/1/2021). Portugal kembali mencatatkan rekor penambahan angka kasus harian virus corona dan kematian baru-baru ini. (AP/Armando Franca)

Liputan6.com, Lisbon - Perdana Menteri Portugal, Antonio Costa mendesak warganya untuk tetap waspada terhadap gelombang keempat penyebaran virus, dengan COVID-19 varian Delta yang lebih menular menyebabkan hampir 90 persen kasus baru.

 

"Kami tidak bisa terganggu atau bersantai," kata PM Costa, seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Rabu (7/7/2021).

Ia juga mendesak warga di Portugal agar menjaga kebersihan dan social distancing.

Tingkat infeksi COVID-19 di Portugal telah melonjak setelah negara itu membuka perbatasannya untuk pelancong dari Uni Eropa dan Inggris pada pertengahan Mei 2021, dan sekarang kembali ke level yang terakhir pada Februari 2021 ketika lockdown diberlakukan.

Sekarang, sebagian besar bisnis telah dibuka kembali di Portugal dan, saat musim turis musim panas dimulai, pantai-pantai penuh dengan pengungjung.

Sejauh ini, hanya 38% dari populasi Portugal yang sudah divaksinasi, dan kasus-kasus baru COVID-19 sebagian besar dilaporkan di antara orang-orang muda yang tidak divaksinasi.

Sementara itu, kematian baru akibat COVID-19 di Portugal hanya bertambah satu digit, jauh di bawah angka yang tercatat pada Februari 2021.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

COVID-19 Varian Delta Sebabkan 89,1 Persen Infeksi di Portugal

Fakta Penyebab Kematian Pasien Covid-19 dan Trombosis yang Ramai di Medsos
Perbesar
Gambar ilustrasi diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Food and Drug Administration AS menunjukkan Virus Corona COVID-19. (US Food and Drug Administration/AFP)

Namun demikian, Portugal memberlakukan jam malam pekan lalu di 45 kota termasuk Lisbon, Porto dan Albufeira, dan restoran dan toko non-makanan harus tutup lebih awal pada akhir pekan di beberapa daerah.

Lembaga kesehatan nasional Portugal mengatakan dalam sebuah laporan bahwa COVID-19 varian Delta sekarang menyebabkan 89,1 persen infeksi, dengan peningkatan tajam di utara dan di pulau-pulau Atlantik Madeira dan Azores.

Lebih dari setengah kasus infeksi baru yang dilaporkan di negara itu pada Selasa (6/7) berada di konurbasi Lisbon.

Portugal kini sedang mencoba memperluas dan mempercepat kampanye vaksinasi COVID-19, yang dibuka untuk warga berusia di bawah 30 tahun.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala COVID-19 Varian Alpha, Beta dan Delta

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala COVID-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya