Paus Fransiskus Jalani Operasi Usus Besar di Roma

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 05 Jul 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 05 Jul 2021, 08:31 WIB
FOTO: Paus Fransiskus Pimpin Misa Malam Paskah Tanpa Jemaat
Perbesar
Paus Fransiskus menyampaikan pesan saat memimpin Misa Malam Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (11/4/2020). Paus mengatakan bahwa ketakutan orang-orang saat ini sama seperti ketakutan para pengikut Yesus sehari usai diri-Nya disalibkan. (Remo Casilli/Pool Photo via AP)

Liputan6.com, Roma - Paus Fransiskus (84) menjalani operasi usus besar di sebuah rumah sakit di Roma, Italia. Operasi itu berlajan lancar.

Dilansir dari laman BBC, Senin (5/7/2021) juru bicara Vatikan, Matteo Bruni mengatakan bahwa Paus Fransiskus, "merespon perawatan dengan baik", yang dilakukan di bawah anestesi umum.

Ini adalah pertama kalinya Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit sejak pemilihannya pada 2013.

Sebelumnya pada Minggu 4 Juli, Paus Fransiskus sempat berbicara kepada ribuan pengunjung di Lapangan St Peter's.

Dalam pernyataan sebelumnya, Vatikan mengatakan bahwa Paus Fransiskus sedang menjalani perawatan di Gemelli University Hospital karena menderita "stenosis divertikular sismtomatik" pada usus besar.

Penyakit divertikular adalah suatu kondisi yang melibatkan tonjolan di dinding usus besar. Hal ini dapat menyebabkan penyempitan, di usus besar.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Belum Diketahui Berapa Lama Paus Fransiskus Dirawat di RS

Paus Fransiskus
Perbesar
Paus Fransiskus melambaikan tangan saat memimpin Doa Angelus dari jendela studionya yang menghadap Lapangan Santo Petrus di Vatikan, Minggu (1/3/2020). Pemimpin umat Katolik itu untuk pertama kalinya tampil di muka publik dalam empat hari terakhir setelah tak enak badan. (Filippo MONTEFORTE/AFP)

Sementara itu, Vatikan tidak menerangkan lebih lanjut tentang operasi atau berapa lama Paus Fransiskus akan dirawat di rumah sakit.

Selama pemberkatan pada Minggu (4/7) di Lapangan St Peter's, Paus Fransiskus mengumumkan bahwa ia akan pergi ke Slovakia pada bulan September mendatang setelah merayakan Misa di Budapest, ibu kota negara tetangga Hongaria.

Lahir pada tahun 1936 di Buenos Aires, Paus Fransiskus kehilangan sebagian paru-paru kanannya pada usia 21 tahun.

Ia juga menderita masalah pinggul dan linu panggul, yang menyebabkan rasa sakit yang menjalar dari punggung bawah ke kaki.

Pada tahun 2014, ia harus membatalkan sejumlah pertemuan karena penyakit di bagian perut yang dialaminya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah COVID-19

Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah Covid-19
Perbesar
Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah COVID-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya