Gelombang Panas Kanada Nyaris Hanguskan 1 Kota, 1.000 Orang Dievakuasi

Oleh Tanti Yulianingsih pada 02 Jul 2021, 09:30 WIB
Diperbarui 02 Jul 2021, 10:13 WIB
Aktivitas Warga Kanada Saat Dilanda Cuaca Panas
Perbesar
Orang-orang mendinginkan diri di sebuah taman di Toronto, Kanada (23/8/2020). Departemen Lingkungan dan Perubahan Iklim Kanada mengeluarkan peringatan cuaca panas untuk Toronto dengan suhu yang diperkirakan akan melonjak dengan suhu terendah mencapai 30-an pada Senin (24/8). (Xinhua/Zou Zheng)

Liputan6.com, Vancouver - Sekitar 1.000 orang dievakuasi di Kanada barat, kata pihak berwenang Kamis, 1 Juli 2021 waktu setempat. Proses tersebut dilakukan karena telah terjadi kebakaran yang berkobar di tengah gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya, menghanguskan sebagian besar setidaknya satu kota.

Provinsi British Columbia telah mencatat 62 kebakaran baru dalam 24 jam terakhir, kata Perdana Menteri John Horgan dalam konferensi pers.

"Saya tidak bisa cukup menekankan betapa ekstremnya risiko kebakaran saat ini di hampir setiap bagian British Columbia," kata PM Horgan seperti dikutip dari AFP, Jumat (2/6/2021).

Kota Lytton, 250 kilometer (155 mil) timur laut Vancouver, "telah mengalami kerusakan struktural dan 90 persen desa terbakar, termasuk pusat kota," kata anggota parlemen lokal Brad Vis.

250 penduduk desa dievakuasi pada Rabu 30 Juni malam, satu hari setelah suhu tertinggi Kanada mencapai 49,6 derajat Celcius (121 derajat Fahrenheit).

Perintah evakuasi diperpanjang Rabu malam untuk penduduk sekitar 100 properti di utara Lytton.

"24 jam terakhir telah menghancurkan penduduk Lytton," tulis Menteri Pertahanan Harjit Sajjan di Twitter, menambahkan bahwa angkatan bersenjata Kanada "siap untuk mendukung penduduk saat kami bergerak maju dalam langkah selanjutnya."

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Belum Ada Laporan Korban Jiwa

ilustrasi gelombang panas.
Perbesar
ilustrasi gelombang panas. (source: thinkprogress.org)

Pihak berwenang Provinsi British Columbia sejauh ini belum mengumumkan cedera atau kematian terkait dengan kebakaran, beberapa di antaranya juga berkerumun di utara Kota Kamloops, yang terletak sekitar 150 kilometer timur laut Lytton.

Kamis dini hari, otoritas pemadam kebakaran British Columbia mengatakan kondisi panas dan kering yang belum pernah terjadi sebelumnya telah membuat mereka menghadapi hari yang sulit lagi di masa depan.

Departemen Lingkungan Kanada mengatakan dalam buletin yang dikeluarkan Kamis pagi untuk wilayah Prince George, BC bahwa "gelombang tekanan tinggi yang sangat kuat di atas British Columbia akan terus membawa suhu yang memecahkan rekor selama beberapa hari ke depan."

"Durasi gelombang panas ini mengkhawatirkan karena ada sedikit kelegaan di malam hari dengan suhu malam yang meningkat," tambahnya.

Gelombang panas terus bergerak ke timur pada hari Kamis ke padang rumput Kanada tengah.

Selain British Columbia, peringatan gelombang panas telah dikeluarkan untuk Provinsi Alberta, Saskatchewan, Manitoba, dan sebagian Wilayah Barat Laut, dan sekarang Ontario utara.

Selain Kanada Barat, negara bagian AS di Washington dan Oregon, di seberang perbatasan, juga telah terik di bawah rekor suhu minggu ini dan beberapa ratus kematian mendadak telah dilaporkan.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya