Top 3: Insiden Serius Korut hingga Jepang Perketat Aturan COVID-19 untuk RI Jadi Sorotan

Oleh Tanti Yulianingsih pada 02 Jul 2021, 08:56 WIB
Diperbarui 02 Jul 2021, 08:56 WIB
Alasan Putri Diana Emoh Pakai Brand Chanel Usai Bercerai
Perbesar
Alasan Putri Diana Emoh Pakai Brand Chanel Usai Bercerai. (dok. Instagram @lady-diana_/https://www.instagram.com/lady.diana._/?hl=id/Henry)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar dari Korea Utara (Korut) yang tengah dilanda insiden serius saat pandemi COVID-19 jadi sorotan di kanal Global Liputan6.com hari ini.

Dalam pernyataan yang dilaporkan oleh outlet berita negara KCNA, Kim Jong-un menuduh pejabat senior lalai pada pertemuan para pemimpin partai yang diadakan secara khusus.

Akibatnya, mereka "menyebabkan insiden serius yang telah menyebabkan risiko besar bagi orang-orang dan keselamatan bangsa", menurut komentarnya dalam bahasa Korea.

Selain itu, isu sejumlah peramal dunia tersohor seperti Mbak You juga tak kalah mencuri perhatian.

Berita lain yang jadi sorotan adalah pemerintah Jepang memberikan aturan khusus bagi pendatang dari Indonesia dan Uganda. Pendatang dari kedua negara itu harus menjalankan 14 hari isolasi, tetapi enam hari pertama harus dilakukan di fasilitas negara.

Menurut laporan Kyodo, aturan itu muncul demi mencegah penyebaran COVID-19 varian Delta yang sangat menular.

Selengkapnya dalam Top 3 Global edisi Jumat (2/7/2021):

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Akui Bebas COVID-19, Kini Korea Utara Dilaporkan Alami Insiden Serius Lain

Peringati Pembentukan Tentara Korut Latihan Militer- AFP-20170426
Perbesar
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un saat memantau pasukan jelang upacara untuk peringatan 85 tahun pembentukan Tentara Rakyat Korea (KPA) di Korea Utara (26/4). (AFP FOTO / KCNA / STR)

Dalam pernyataan yang dilaporkan oleh outlet berita negara KCNA, Kim menuduh pejabat senior lalai pada pertemuan para pemimpin partai yang diadakan secara khusus.

Akibatnya, mereka "menyebabkan insiden serius yang telah menyebabkan risiko besar bagi orang-orang dan keselamatan bangsa", menurut komentarnya dalam bahasa Korea.

Laporan itu kemudian menambahkan bahwa beberapa anggota partai telah ditarik kembali - termasuk satu anggota dari Komite Tetap yang berkuasa - yang terdiri dari lima anggota, termasuk Kim sendiri.

Namun, laporan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang insiden itu atau mengidentifikasi para pejabat. 

Selengkapnya di sini...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Ramai Soal Kabar Meninggal Mbak You, Ini 5 Peramal Paling Tersohor di Dunia

Peramal Mbak You dikabarkan meninggal dunia
Perbesar
Peramal Mbak You dikabarkan meninggal dunia

Ada sejumlah ramalan Mbak You yang sempat menarik perhatian warga Indonesia. Mbak You bukanlah satu-satunya sosok yang dinilai memiliki kemampuan seperti ini.

Sejumlah orang di beberapa negara ini juga dikenal karena kemampuan serupa. Bahkan, ada seorang peramal yang pernah memprediksi tsunami Aceh 2004 hingga kemenangan Barack Obama sebagai presiden Amerika Serikat.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut 5 peramal paling terkenal di dunia:

Selengkapnya klik di sini...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Jepang Perketat Aturan Bagi Warga RI dan Uganda Akibat COVID-19

Jepang Konfirmasi Lebih dari 260 Kasus Baru COVID-19
Perbesar
Penjaga mengunci pagar untuk menutup lokasi pembangunan desa atlet yang akan digunakan selama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 yang ditunda di Tokyo, Senin (31/5/2021). Jepang mengkonfirmasi lebih dari 260 kasus virus corona baru pada hari Senin. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Pemerintah Jepang memberikan aturan khusus bagi pendatang dari Indonesia dan Uganda. Pendatang dari kedua negara itu harus menjalankan 14 hari isolasi, tetapi enam hari pertama harus dilakukan di fasilitas negara.

Menurut laporan Kyodo, Kamis (1/7/2021), aturan itu muncul demi mencegah penyebaran COVID-19 varian Delta yang sangat menular.

Sebelumnya, Indonesia juga sudah dianggap negara risiko tinggi oleh Korea Selatan. Bahkan, Hong Kong sudah memasukan Indonesia ke kategori terparah atau A1 akibat COVID-19.

Bagi pendatang dari negara lain ke Jepang hanya butuh beberapa hari karantina di fasilitas negara. Sebagai contoh Vietnam hanya butuh tiga hari setelah sebelumnya enam hari.

Pendatang dari Rusia juga hanya perlu berada di fasilitas karantina pemerintah selama tiga hari.

Berdasarkan data pemerintah Jepang, total kasus di negara itu mencapai 796 ribu. Kasus harian mencapai 1.811 per 30 Juni 2021. Jepang pun masih berkomitmen untuk melaksanakan Olimpiade Musim Panas 2021 di Tokyo.

Selengkapnya baca di sini...

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya