Perkenalkan Kuliner Nusantara, KBRI Bratislava Bergerak Menduniakan Tempe Indonesia

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 02 Jul 2021, 12:08 WIB
Diperbarui 02 Jul 2021, 12:08 WIB
ilustrasi tempe/pixabay
Perbesar
ilustrasi tempe/pixabay

Liputan6.com, Jakarta - KBRI Bratislava di Slowakia kembali melakukan diplomasi gastronomi untuk memperkenalkan kuliner Indonesia.

Dilansir dari laman Kemlu.go.id, Kamis (1/7/2021) diplomasi itu dilakukan melalui penyelenggaraan acara "Indonesian Cuisine Cooking Class 2021: Taste of Indonesia" pada 30 Juni 2021.

Dalam acara tersebut, Chef Yusuf asal Indonesia, melakukan demonstrasi cara memasak makanan Indonesia yang mudah dilakukan dan sesuai dengan selera orang Slowakia, antara lain nasi goreng, gado-gado dan dadar gulung.

Digelarnya kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan kekayaan dan keragaman cita rasa makanan Indonesia kepada kalangan internasional, bekerja sama dengan International Women’s Club Bratislava (IWCB) serta kalangan friends of Indonesia lainnya.

Selain itu, acara ini juga untuk memperkenalkan tempe sebagai "super food" asli nusantara sejak abad ke-17 yang mudah dibuat dan diperoleh serta memiliki protein yang lebih tinggi dari daging sapi.

Selain menampilkan dan menjelaskan setiap tahap pembuatan tempe, Chef Yusuf dan Chef Puji  juga mendemonstrasikan cara untuk mengolah tempe menjadi makan yang lezat seperti orek tempe dan tempe goreng dengan bumbu yang biasa dilakukan oleh orang Indonesia.

Para tamu acara juga berkesempatan mencicipi masakan Indonesia antara lain rendang, sate ayam, tahu bumbu kuning, tempe goreng, orek tempe serta balado terong.

Setiap tamu juga dibekali dengan buku berisi beberapa resep masakan Indonesia yang telah disesuaikan dengan keadaan setempat, kata KBRI Bratislava.

Dalam kegiatan itu, digelar juga pameran dagang produk gastronomi nusantara, seperti: bumbu dapur (nasi goreng, balado, soto, bumbu kuning), tempe, kecap, mi instan Indomie, dan kopi Indonesia Peti Mera.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kekayaan Kuliner Indonesia

Tempe
Perbesar
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Duta Besar RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan kuliner hingga memiliki kurang lebih 3.000 jenis makanan. Hal ini bukan saja karena Indonesia kaya akan flora dan faunanya, namun juga memiliki ratusan suku yang setiap daerahnya memiliki ikon tersendiri, dari yang terpedas hingga termanis serta  dari  yang  tersulit hingga termudah dalam memasaknya.

 Ia juga menjelaskan bahwa masakan Indonesia menduduki peringkat teratas dalam survei CNN tentang 50 makan terlezat dunia pada tahun 2017, yaitu rendang dan nasi goreng pada peringkat 1 dan 2. Sedangkan sate ayam memperoleh nomer 14. Disampaikan bahwa ada pepatah Indonesia bahwa "love comes from eyes go to the stomach and the rest will follow".

KBRI Bratislava menyampaikan, bahwa saat ini Indonesia sedang berupaya untuk menduniakan tempe sebagai makan yang perlu dikonsumsi oleh masyarakat dunia karena bersifat berkelanjutan, mudah dibuat dan merupakan super food yang berasal dari Tanah Air.

Karena semakin banyaknya minat masyarakat pada makanan berbasis sayuran (plant based), tempe merupakan solusi terbaik untuk memperoleh protein tinggi yang sehat. Guna menduniakan tempe, di Indonesia juga telah dibentuk Tempeh Movement yang diikuti oleh wakil dari berbagai negara.

​Kegiatan tersebut dihadiri oleh President of International Women’s Club Bratislava (IWCB), Jana Sheppard berserta anggotanya, Chairman of Bratislava Tourism Board, Vladimir Grezo, Direktur Sekolah Gastornomi Bratislava, Josef Horak, penulis Gastronomi, Gustin Murin, friends of Indonesia dan juga Duta Besar Albania, Enkeleda Mercuri, demikian disampaikan oleh KBRI Bratislava.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga COVID-19

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga COVID-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya