Wabah COVID-19 Varian Delta di Sydney Bertambah, Australia Dilanda Kekhawatiran

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 01 Jul 2021, 14:32 WIB
Diperbarui 01 Jul 2021, 14:32 WIB
Hari Pertama Pembukaan Travel Bubble Australia dan Selandia Baru Setelah 400 Hari Ditutup
Perbesar
Suasana hari pertama pemberlakuan travel bubble antara Australia dan Selandia Baru di Bandara Internasional Sydney, Senin, 19 April 2021. (dok.SAEED KHAN / AFP)

Liputan6.com, Sydney - Otoritas negara bagian New South Wales, Australia mengatakan masih menemukan sejumlah besar kasus lokal baru COVID-19.

Setengah dari 24 infeksi baru COVID-19 pada Kamis (1/7) merupakan kasus lokal, sementara infeksi lainnya terjadi pada warga yang sudah dikarantina di rumah, kata para pejabat.

Dikutip dari Channel News Asia, Kamis (1/7/2021) Kota Sydney sudah mendekati satu pekan lockdown ketat yang diberlakukan untuk menahan wabah COVID-19 varian Delta.

"(Ini) menimbulkan kekhawatiran. Itulah yang akan kami lihat dalam beberapa hari ke depan dan seterusnya sebagai ukuran keberhasilan kami," kata Perdana Menteri negara bagian New South Wales, Gladys Berejiklian kepada wartawan di Sydney.

Berejiklian mengatakan bahkan selama lockdown, banyak orang dengan gejala seperti flu "melakukan aktivitas bisnis mereka" dan menularkan virus ke orang lain.

"Kami tidak bisa membiarkan itu terjadi ... berasumsi bahwa Anda memiliki virus atau orang yang bersentuhan dengan Anda memiliki virus dan bertindak tanpa aturan," ujarnya.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pertama Kali di 2021, Australia Berjuang Hadapi Peningkatan Infeksi COVID-19

FOTO: Sydney Lockdown Antisipasi Penyebaran COVID-19 Varian Delta
Perbesar
Warga berjalan dekat Gedung Opera di Sydney, Australia, Sabtu (26/6/2021). Pihak berwenang melakukan lockdown beberapa area pusat kota terbesar di Australia untuk menantisipasi penyebaran virus corona COVID-19 varian Delta yang sangat menular. (Saeed KHAN/AFP)

Australia sedang berjuang menangani peningkatan infeksi termasuk di beberapa negara bagian untuk pertama kalinya tahun ini, dengan hampir setengah dari semua warga Australia di bawah perintah tinggal di rumah untuk mencegah wabah yang signifikan dari COVID-19 varian Delta.

Sydney, Perth, Brisbane dan Darwin memberlakukan lockdown dalam beberapa hari terakhir untuk mengekang wabah varian Delta.

Kota Alice Springs, pintu gerbang ke Uluru yang terdaftar sebagai tempat Warisan Dunia UNESCO, pada 30 Juni juga memberlakukan pembatasan setelah seorang pelancong yang terinfeksi menghabiskan berjam-jam di bandara kota tersebut.

Total kasus dalam wabah terbaru di NSW, negara bagian yang terkena dampak COVID-19 terburuk di Australia, sudah mendekati 200 sejak kasus pertama terdeteksi lebih dari dua pekan lalu pada pengemudi limusin yang mengangkut awak maskapai luar negeri.

Negara bagian Queensland mendeteksi dua kasus lokal baru, karena melacak empat kelompok virus yang berbeda - tiga di antaranya adalah varian Delta.

Australia telah melihat kemajuan jauh lebih baik daripada banyak negara lainnya dalam menahan wabah baru selama pandemi melalui lockdown, pelacakan kontak yang cepat dan jarak sosial yang ketat, dengan lebih dari 30.550 kasus dan 910 kematian.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga COVID-19

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga COVID-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya