Mantan Menhan AS Donald Rumsfeld Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun

Oleh Liputan6.com pada 01 Jul 2021, 12:31 WIB
Diperbarui 01 Jul 2021, 13:03 WIB
Mantan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld yang menjadi arsitek utama perang Irak, wafat dalam usia 88 tahun (AP)
Perbesar
Mantan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld yang menjadi arsitek utama perang Irak, wafat dalam usia 88 tahun (AP)

Liputan6.com, New York - Donald Rumsfeld, mantan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) yang menjadi arsitek utama perang Irak, wafat dalam usia 88 tahun.

Dikutip dari VOA Indonesia, Kamis (1/7/2021) Rumsfeld menjabat sebagai menteri pertahanan hingga Presiden George W. Bush menggantinya saat Amerika Serikat tidak membuat kemajuan di Irak setelah perang berjalan selama 3,5 tahun

Lelayu itu dikabarkan oleh keluarga Rumsfeld pada Rabu (30/6).

"Dengan kesedihan mendalam kami berbagi berita meninggalnya Donald Rumsfeld, seorang negarawan Amerika, seorang suami, ayah, kakek, dan kakek buyut," menurut pernyataan itu.

"Pada usia 88 tahun dia dikelilingi oleh keluarga di Kota Taos yang dicintainya di New Mexico, Amerika Serikat."

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Dianggap Sosok Kuat

17 Tahun Dirampas AS, Lonceng Balangiga Dikembalikan kepada Filipina
Perbesar
Bendera Amerika Serikat (AS) berkibar saat pengembalian lonceng Balangiga dari pemerintah AS ke Filipina di Pasay, Manila, Selasa (11/12). Lonceng Balangiga dihormati oleh orang Filipina sebagai simbol kebanggaan nasional. (AP Photo/Bullit Marquez)

Pernyataan itu tidak mengatakan kapan Rumsfeld meninggal. Rumsfeld yang setara dengan Menhan Robert McNamara dari era perang Vietnam, adalah orang paling kuat yang memegang pos jabatan itu.

Dia memiliki kharisma dan juga omong besar dalam jabatannya di Pentagon, dan memproyeksikan pendekatan macho dari pemerintahan Bush dalam urusan dunia.

Ketika Rumsfeld berkuasa, pasukan AS secara cepat menggulingkan Presiden Irak Saddam Hussein, tetapi gagal menciptakan hukum dan ketertiban setelah itu.

Irak terjerumus dalam kekacauan yang disertai pemberontakan berdarah dan kekerasan di antara kelompok Suni dan Shiah. Pasukan AS bertahan di Irak sampai 2011, lama setelah dia meninggalkan jabatannya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya