Top 3: Daftar Belanja Alutsista Prabowo Tak Sesuai Tantangan Maritim di Natuna Terpopuler

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 10 Jun 2021, 09:30 WIB
Diperbarui 10 Jun 2021, 09:30 WIB
Kapal Nelayan Natuna
Perbesar
Kapal nelayan Natuna. (Dok. Ajang Nurdin)

Liputan6.com, Jakarta - Pakar menilai bahwa belanja alutsista yang dilakukan oleh Menhan Prabowo Subianto tidak sesuai dengan tantangan maritim di Natuna untuk menghadapi China. Selain itu, isu transparansi pun menjadi hal utama lainnya yang disorot oleh sang pakar. Berita ini pun menjadi yang terpopuler di kanal Global Liputan6.com edisi Kamis (10/6/2021). 

Beralih mengenai aturan pembatasan COVID-19, Melbourne kini telah melonggarkan aturannya pada 11 Juni mendatang. Bersamaan dengan itu, aturan untuk tetap berada di rumah akan segera dicabut. 

Selanjutnya mengenai perkembangan ekonomi negara dunia, China telah berhasil berkembang sebanyak 8,5 persen pada tahun 2021. Sementara itu, Indonesia berkembang sebanyak 4,4 persen. 

Simak ketiga berita paling populer di kanal Global Liputan6.com edisi Kamis (10/6/2021): 

1. Pakar: Belanja Alutsista Prabowo Tak Sesuai Tantangan Maritim di Natuna Hadapi China

Menhan Prabowo Hadiri Rapat dengan Komisi I DPR
Perbesar
Menhan Prabowo Subianto (kiri) bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hadir pada rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Rapat kerja membahas Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk belanja alutsista senilai Rp 1.700 triliun mendapat kritikan dari pakar maritim CSIS Evan Laksmana. Hal pertama yang disorot Evan adalah isu transparansi Kementerian Pertahanan.

Baca berita lengkapnya di sini...

2. Melbourne Akan Longgarkan Masa Lockdown 2 Minggu Per 11 Juni 2021

Lockdown di Melbourne Berpotensi Diperpanjang
Perbesar
Orang-orang berolahraga di Melbourne pada Rabu (2/6/2021). Pelaksana tugas Menteri Utama Victoria James Merlino mengumumkan lockdown akan diperpanjang tujuh hari lagi, setelah ada enam kasus baru menjadikan total 60 kasus positif hingga hari Rabu (2/6). (William WEST / AFP)

Masa lockdown selama dua minggu di Melbourne akan dilonggarkan, karena pihak berwenang di kota terpadat kedua di Australia itu berhasil mengendalikan klaster COVID-19.

Baca berita selengkapnya di sini...

3. Bank Dunia: Ekonomi China Meroket 8,5 Persen, Indonesia 4,4 Persen di 2021

Luhut Wang Yi China (Kemlu China via CGTN)
Perbesar
Menko Marves RI Luhut Binsar Pandjaitan dan Menlu China Wang Yi dalam pertemuan di Yunnan 9 Oktober 2020. (China MoFA via CGTN)

Bank Dunia memprediksi bahwa ekonomi China akan meroket hingga 8,5 persen pada 2021. Pertumbuhan GDP itu lebih tinggi ketimbang Amerika Serikat (6,8 persen), area Eropa (4,2 persen), Jepang (2,9 persen), dan India (8,3 persen).

Simak data selengkapnya di sini...

Lanjutkan Membaca ↓