4.767 WNI Positif COVID-19 di Luar Negeri, Tambahan Pasien di Afganistan-UEA

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 07 Jun 2021, 12:30 WIB
Diperbarui 07 Jun 2021, 12:30 WIB
Potret India yang Babak Belur Dihantam Tsunami Covid-19
Perbesar
Tunangan seseorang yang meninggal karena COVID-19 menangis saat kremasi di Gauhati, India, pada Selasa (27/4/2021). Kasus virus corona di India melonjak lebih cepat dari tempat lain di dunia. (AP Photo/Anupam Nath)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan bahwa terdapat tambahan WNI yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Afganistan dan Uni Emirat Arab.

Sementara itu, tidak ada tambahan WNI yang sembuh dari COVID-19 di luar negeri.

"Tambahan WNI terkonfirmasi positif COVID-19 di Afganistan dan Uni Emirat Arab," tulis @Kemlu_RI di Twitter. 

Dalam data pada Senin (7/6/2021) per pukul 08.00 WIB itu, total WNI yang terkonfirmasi positif COVID-19 di luar negeri kini sebanyak 4.767, 3.915 dinyatakan sembuh, 204 telah meninggal dunia dan 648 orang dalam perawatan.

Di Afganistan, 11 WNI sedang dirawat karena positif COVID-19, mereka semua dalam keadaan stabil.

Menurut data tersebut 118 WNI di Uni Emirat Arab positif COVID-19, 106 telah pulih, 4 orang masih dirawat, dan 8 orang telah meninggal dunia.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Kenaikan Kasus COVID-19 di Malaysia Saat Lockdown

Khawatir Virus Corona COVID-19, Warga Malaysia Beraktivitas Pakai Masker
Perbesar
Pejalan kaki mengenakan masker di tengah kekhawatiran akan penyebaran virus corona COVID-19, di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis, (13/2/2020). Di Malaysia, ada 18 kasus virus Covid-19, sebanyak 12 kasus terjadi pada warga negara China, sedang enam lainnya warga lokal. (AFP/Mohd Rasfan)

Dikutip dari Channel News Asia, Malaysia melaporkan 6.241 kasus baru COVID-19 pada Minggu 6 Juni.

Penambahan pasien COVID-19 ini terjadi karena jumlah pasien di unit perawatan intensif mencapai rekor kenaikan selama 13 berturut-turut.

Selangor mencatat sekitar sepertiga dari infeksi baru dengan 2.178 kasus.

Ada 415 infeksi COVID-19 di Kuala Lumpur dan 565 di Johor.

Sementara itu, Sarawak dan Sabah masing-masing melaporkan 600 dan 305 kasus COVID-19.

Saat ini terdapat 890 pasien COVID-19 di unit perawatan intensif, dengan 444 pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan di Malaysia.

Hingga 6 Juni, total kasus Virus Corona COVID-19 di Malaysia ada sebanyak 616.815, di mana 86.628 di antaranya saat ini aktif atau menular. Ada juga 3.378 kematian yang tercatat sejak awal pandemi.

Data Kemlu RI per Senin (7/6) menunjukkan bahwa ada 168 WNI di Malaysia yang positif COVID-19, 52 sembuh, 114 masih dirawat, dan 2 orang lainnya meninggal dunia.

Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah COVID-19

Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah Covid-19
Perbesar
Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah COVID-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓