11 Orang Terluka Akibat Ledakan di Kilang Minyak Iran

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 04 Jun 2021, 12:30 WIB
Diperbarui 04 Jun 2021, 12:30 WIB
Ilustrasi api
Perbesar
Ilustrasi api (Photo by Rudy and Peter Skitterians on Pixabay)

Liputan6.com, Teheran - Media pemerintah Iran mengatakan kebakaran besar di kilang minyak milik negara di dekat ibu kota Teheran telah padam setelah lebih dari 20 jam ditangani.

Kantor berita resmi Iran IRNA pada 3 Juni mengutip juru bicara pemilik fasilitas itu bahwa api berhasil dikendalikan.

Mojtaba Khaledi, juru bicara layanan penyelamatan nasional Iran, mengatakan 11 orang, termasuk sembilan petugas pemadam kebakaran yang menangani kobaran api, terluka.

Pihak berwenang menyebut kebakaran di kilang Tondgooyan dipicu oleh kebocoran gas, demikian dikutip dari laman Rferl, Jumat (4/6/2021).

Fasilitas ini terletak di zona industri besar di pinggiran ibukota Iran, dekat daerah pemukiman.

IRNA mengatakan, fasilitas itu telah beroperasi sejak 1968 dan memiliki kapasitas sekitar 250.000 barel minyak per hari.

Kecelakaan industri sering terjadi di Iran.

Sembilan orang terluka dalam ledakan di sebuah pabrik yang memproduksi bahan peledak di Iran tengah pada 23 Mei, media lokal melaporkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kapal Iran Terbakar

Kapal Republik Islam Iran (Kharg) ke Republik Indonesia
Perbesar
Kapal Republik Islam Iran (Kharg) ke Republik Indonesia. Dok: Kedubes Iran di Jakarta

Dalam insiden terpisah pada Rabu 2 Juni, sebuah kapal angkatan laut Iran tenggelam di lepas pantai Oman setelah terbakar.

Upaya pemadaman kebakaran di kapal berlanjut selama dua puluh jam sebelum kapal nahas itu tenggelam. Semua 400 orang di dalamnya diselamatkan, dan hanya dua puluh orang dilaporkan mengalami luka ringan atau luka bakar.

Otoritas angkatan laut mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa penyebab kebakaran tersebut “masih belum jelas.”

Lanjutkan Membaca ↓