Plastik Sekali Pakai Bakal Dilarang dalam Penerbangan China

Oleh Liputan6.com pada 27 Mei 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 27 Mei 2021, 12:00 WIB
Ilustrasi pesawat.
Perbesar
Ilustrasi pesawat. (dok. epicantus/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Liputan6.com, Jakarta - China bakal segera menerapkan larangan penggunaan plastik sekali pakai. Di antaranya kantong kemasan, peralatan makan, dan sedotan plastik.

Rencananya akan diberlakukan dalam penerbangan domestik mulai tahun depan, demikian disampaikan oleh Administrasi Penerbangan Sipil China pada Rabu 26 Mei 2021.

Mengutip Xinhua, Kamis (27/5/2021), bandara dengan output tahunan sedikitnya 2 juta penumpang juga akan berhenti menyediakan produk-produk semacam itu tahun depan.

Selain itu, larangan bakal diperluas hingga mencakup seluruh bandara serta penerbangan penumpang internasional pada 2023 mendatang, kata administrasi tersebut.

Menurut rencana tersebut, larangan itu merupakan bagian dari rencana lima tahun Administrasi Penerbangan Sipil China dalam mengendalikan polusi plastik. Pada 2025, jumlah konsumsi plastik sekali pakai yang tidak dapat terurai (non-degradable) dalam industri penerbangan sipil akan menurun tajam dari level pada 2020.

Sudah Ada Sebelumnya

Ilustrasi Pesawat Terbang
Perbesar
Ilustrasi pesawat terbang. (dok. Unsplash.com/@trinitymmoss)

Sebelumnya, sejumlah maskapai penerbangan di China telah memulai transisi hijau atau ramah lingkungan.

Beberapa perusahaan telah memutuskan untuk mengganti peralatan makan plastik sekali pakai dengan bahan yang dapat didaur ulang. Selain itu juga melakukan uji coba pemilahan sampah di dalam pesawat.

Lanjutkan Membaca ↓