Terjadi 26 Mei 2021, Simak Penjelasan Lengkap Soal Gerhana Bulan Total

Oleh Benedikta Miranti T.V pada 26 Mei 2021, 17:05 WIB
Diperbarui 26 Mei 2021, 17:05 WIB
Gerhana bulan total
Perbesar
Gerhana bulan total (dok.Instagram/@bosschaobservatory/https://www.instagram.com/p/CPPzO53nf0T/Komarudin)

Liputan6.com, Jakarta - Fenomena sains Gerhana Bulan Total akan terjadi pada 26 Mei 2021. Fenomena ini pun menjadi salah satu fenomena astronomi yang terjadi pada tahun 2021 dan dikenal sebagai 'Super Flower Blood Moon.'

Namun, apa sebenarnya arti dari Gerhana Bulan Total itu sendiri?

Sebelum membahas tentang fenomena tersebut lebih jauh, penting untuk memahami makna dari Gerhana Bulan. Gerhana Bulan adalah fenomena yang terjadi di saat posisi Bumi, Bulan dan Matahari sejajar, di mana cahaya matahari yang sampai ke Bulan terhalang oleh bayangan Bumi. Demikian seperti mengutip penjelasan dari Muhammad Zamzam, peneliti Pussainsa melalui Instagram Live @pussainsa_lapan

Lantaran hal tersebut, Bulan cenderung akan terlihat lebih redup atau bahkan gelap. 

Sementara itu, Gerhana Bulan Total terjadi ketika Bulan masuk ke dalam umbra (kerucut inti dari bayangan Bumi). 

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Penjelasan Super Blood Moon

Ilustrasi gerhana bulan total
Perbesar
Ilustrasi gerhana bulan total (Screenshot of Twitter/@NASAMoon)

Gerhana Bulan Total yang terjadi pada hari ini cukup berbeda dan disebut sebagai "Super Blood Moon".

Hal ini lantaran gerhana bulan yang terjadi bertepatan dengan Super Moon atau Bulan yang berada di posisi terdekatnya dengan Bumi atau disebut juga dengan posisi perigee. 

Maka dari itu, fenomena yang terjadi ini merupaka fenomena yang spesial.

Warna merah seperti merah darah yang muncul dalam peristiwa Gerhana Bulan Total terlihat pada puncak peristiwa. Hal ini yang membedakan dengan Gerhana Bulan biasa ketika Bulan justru terlihat gelap. 

Warna merah berasal dari atmosfer Bumi, di mana cahaya Matahari masih ada yang lolos hingga terpantul oleh Bulan. 

 


Infografis Tata Cara Salat Gerhana:

tata cara salat gerhana
Perbesar
Infografis tata cara salat gerhana. (Istimewa)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya