17 Mei 2021: 162,7 Juta Kasus COVID-19 di Dunia, 3,3 Juta Orang Meninggal

Oleh Tommy Kurnia pada 17 Mei 2021, 12:33 WIB
Diperbarui 17 Mei 2021, 12:33 WIB
Ratusan Jenazah Ditemukan Terkubur di Sepanjang Tepi Sungai India
Perbesar
Jenazah korban terduga Covid-19 terlihat di kuburan dangkal di tepi sungai Gangga di Prayagraj, 15 Mei 2021. Polisi menjangkau penduduk desa di India utara untuk menyelidiki penemuan jasad di tepi Sungai Gangga yang memicu spekulasi mereka adalah jenazah korban COVID-19 (AP Photo/Rajesh Kumar Singh

Liputan6.com, Jakarta - Total kasus COVID-19 di dunia mencapai 162,7 juta kasus di seluruh dunia pada Senin (17/5/2021). Angka meninggal terkait COVID-19 adalah 3,3 juta.

Kasus harian di India sedang "menurun" ke level 300 ribu, tetapi angka kematian melonjak hingga tembus 4.000 orang per hari.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, berikut lima negara dengan kasus corona tertinggi:

1. Amerika Serikat: 32,9 juta kasus

2. India: 24,6 juta

3. Brasil: 15,6 juta

4. Prancis: 5,9 juta

5. Turki: 5,1 juta 

Di Singapura, kasus mencapai 61 ribu dengan 31 kematian. Bandara Changi sedang menjadi klaster terbaru.

Kasus di China masih stabil dengan 102 ribu kasus. Pasien meninggal terkait COVID-19 yang tercatat secara resmi adalah 4.846.

Total dosis vaksin yang sudah disuntikan mencapai 1,46 miliar di seluruh dunia.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

22.500 Perusahaan Siap Ikut Vaksinasi Gotong Royong

Vaksin Gotong Royong
Perbesar
Vaksin Gotong Royong adalah program vaksinasi Covid-19 mandiri kepada karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga.

Pemerintah telah menetapkan program vaksinasi gotong royong akan mulai dilaksanakan pada Senin 17 Mei 2021. Harga vaksin per dosis dan tarif pelayanan oleh fasilitas kesehatan juga telah ditetapkan.

Program vaksinasi gotong royong ini akan dilaksanakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Sejauh ini sebanyak 22.500 perusahaan menyatakan sudah siap mengikuti vaksinasi tersebut. 

"Sampai saat ini sudah sampai tahap tiga pendaftaran ada 22.500 perusahaan mendaftar. Rencana peluncuran minggu ini secara bertahap," kata Shinta saat dihubungi Liputan6.com pada Senin (17/5/2021).

Kementerian Kesehatan telah menetapkan harga dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi Covid-19. Vaksin yang digunakan adalah produksi Sinopharm.

Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm Melalui Penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam Pelaksanaan Pengadaan Vaksin Covid-19 dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong.

Melalui keputusan tersebut, ditetapkan bahwa harga pembelian vaksin sebesar Rp 321.660 per dosis. Sementara tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp 117.910.

"Perusahaan yang berpartisipasi dalam vaksinasi gotong royong bisa menerima harga tersebut dan Kadin siap untuk mendukung pelaksanaannya," jelas Shinta.

Adapun tanggal pelaksanaan vaksinasi gotong royong sebelumnya diungkapkan oleh Koordinator Komunikasi Publik Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Arya Sinulingga.

3 dari 4 halaman

Infografis COVID-19:

Infografis 3 Tips Cuci Masker Kain untuk Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 3 Tips Cuci Masker Kain untuk Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait