Hubungan Dagang Turki-Israel Meroket Tinggi di 2021

Oleh Tommy Kurnia pada 13 Mei 2021, 17:30 WIB
Diperbarui 15 Mei 2021, 22:08 WIB
Keakraban Erdogan, Putin, Rouhani Saat Bahas Perdamaian Suriah
Perbesar
Ekspresi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (tengah) saat bersama Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Iran Hassan Rouhani (kiri) setelah menggelar pertemuan terkait perdamaian Suriah di Ankara, Turki, Rabu (4/4). (AFP PHOTO/ADEM ALTAN)

Liputan6.com, Istanbul - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengajak dunia mengambil tindakan untuk membela Palestina melawan Israel. Ucapan Erdogan muncul di tengah meroketnya hubungan dagang Turki-Israel.

Hubungan diplomatik antara Turki dan Israel sudah terjalin sejak 1949. Konflik di Palestina kerap memicu masalah politik, akan tetapi bisnis terbukti jalan terus.

Berdasarkan data Trading Economics, Kamis (13/5/2021), ekspor Turki ke Israel  pada Maret 2021 meningkat. Angka itu sangatlah fantastis dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya. 

Pada Desember 2020, ekspor Turki ke Israel juga sudah meroket hingga US$ 484 juta (Rp 6,9 triliun) dan meroket lagi menjadi US$ 432,7 juta (Rp 6,1 triliun) pada Februari 2021.

Total ekspor Maret mencapai US$ 495,5 juta (Rp 7 triliun). Tingginya ekspor Maret 2021 membuat Israel menjadi mitra dagang terbesar Turki yang melebihi Arab Saudi dan Indonesia.

Pada Oktober 2020, The Jerusalem Post melaporkan barang ekspor Turki ke Israel yang meningkat adalah makanan dan minuman. Selama beberapa tahun terakhir, Turki juga surplus saat berdagang dengan Israel.

 

(US$ 1: 14.242)

2 dari 3 halaman

Erdogan Ajak Dunia Bela Palestina dari Israel

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
Perbesar
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Source: AP Photo/Burhan Ozbilici)

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengajak dunia internasional serta negara-negara Muslim untuk mengambil tindakan tegas terhadap aksi Israel terhadap Palestina. Konflik Israel-Palestina sedang kembali panas pada beberapa hari terakhir. 

"Saya mengundang seluruh dunia, terutama negara-negara Islam, untuk mengambil aksi efektif terhadap serangan-serangan Israel kepada Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, dan rumah rakyat Palestina," ujar Erdogan via Twitter, dikutip Selasa (11/5).

Pada hari Minggu kemarin, Erdogan juga melancarkan kecaman kepada Israel yang menyerang Palestina. Ia menyebut serangan-serangan ke Masjid Al-Aqsa terjadi setiap Ramadhan.

Erdogan berjanji bahwa Turki akan membela Palestina setiap saat. Tak hanya memakai Bahasa Inggris, Erdogan menyampaikan kecamannya dengan Bahasa Ibrani.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓