Meghan Markle Minta Akses Vaksin COVID-19 Warga Dunia Setara

Oleh Liputan6.com pada 12 Mei 2021, 08:02 WIB
Diperbarui 12 Mei 2021, 08:02 WIB
Meghan Markle
Perbesar
Meghan Markle berpidato dalam acara VAX Live, 9 Mei 2021. (dok. tangkapan layar YouTube/Global Citizen)

Liputan6.com, Los Angeles - Meghan Markle muncul secara virtual dalam acara bertema "VAX Live: The Concert to Reunite the World".

Dalam acara itu, ia mendesak kesetaraan akses atas vaksin COVID-19 bagi masyarakat di seluruh dunia, demikian dikutip dari laman VOA Indonesia, Rabu (12/5/2021).

"Sebagai ketua kampanye VAX LIVE, saya dan suami saya percaya betapa pentingnya kita memprioritaskan pemulihan kesehatan, keselamatan, dan kesuksesan semua orang, terutama kaum perempuan yang terkena dampak pandemi ini secara tidak proporsional," kata Meghan Markle.

"Kaum perempuan, terutama perempuan kulit berwarna, menyaksikan pencapaian ekonomi satu generasi telah lenyap."

Duchess of Sussex yang saat ini sedang hamil, juga menambahkan bahwa ia dan Pangeran Harry merasa "senang" atas kedatangan putri mereka.

"Ini adalah perasaan gembira yang kami bagikan bersama jutaan keluarga lainnya di seluruh dunia. Ketika memikirkan bayi perempuan ini, kami mengingat semua perempuan muda dan anak-anak perempuan di seluruh dunia yang harus memperoleh kemampuan dan dukungan untuk memimpin menuju masa depan," Meghan Markle menjelaskan.

Acara "VAX Live: The Concert to Reunite the World" itu ditayangkan di lebih dari 100 negara hari Sabtu lalu (8/5) dan menampilkan pesan khusus dari Paus Francis dan Presiden Joe Biden.

2 dari 3 halaman

Umumkan Serial Dokumenter Pertama di Netflix

Pangeran Harry dan Meghan Markle Pamer Wajah Bayi Pertamanya
Perbesar
Pangeran Harry dan Meghan Markle berpose dengan bayi laki-lakinya yang baru lahir di St George's Hall di Windsor Castle di Windsor, London (8/5/2019). Pangeran Harry menyatakan bahwa dia dan Meghan Markle masih memikirkan nama anak mereka. (AFP Photo/Dominic Lipinski)

Serial Netflix pertama Meghan Markle dan Pangeran Harry akan berfokus pada Invictus Games, yang akan memberikan kesempatan kepada personel militer dan veteran yang sakit dan terluka untuk berkompetisi dalam olahraga.

Dilansir dari Associated Press, Archewell Productions, perusahaan milik Duke dan Duchess of Sussex itu, memmengumumkan serial pertamanya yang akan tayang di layanan streaming itu, pada Selasa (6/4).

Film dokumenter yang terdiri dari beberapa episode itu berjudul "Invictus's Heart" dan diproduksi bekerja sama dengan Yayasan Invictus Games, di mana Pangeran Harry adalah pelindungnya, demikian dikutip dari laman VOA Indonesia.

Pangeran Harry akan tampail dalam serial itu dan bertindak sebagai produser eksekutif.

Produser mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serial tersebut “akan mengikuti sekelompok pesaing yang luar biasa dari seluruh dunia, semua anggota militer menderita cedera atau penyakit yang mengubah hidup dalam perjalanan mereka berkompetisi di Invictus Games Den Haag 2020, yang akan diadakan pada 2022.

Ini adalah proyek terbaru dalam sekian banyak aktivitas pasangan tersebut. Pasangan itu menandatangani perjanjian untuk membuat konten untuk Netflix dan podcast untuk Spotify. Pangeran Harry juga bergabung dengan dunia korporat sebagai pemimpin BetterUp Inc., sebuah perusahaan pelatihan karyawan dan kesehatan mental. Pasangan itu memisahkan diri dari keluarga kerajaan Inggris dan tinggal di California.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓