Warga Inggris Suarakan Solidaritas untuk Warga Palestina Terdampak Kekerasan di Yerusalem

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 10 Mei 2021, 17:57 WIB
Diperbarui 10 Mei 2021, 17:57 WIB
Bentrok Warga Palestina dan Polisi Israel, Ratusan Orang Terluka
Perbesar
Petugas polisi perbatasan Israel dikerahkan selama bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di sebelah Gerbang Damaskus di kota tua Yerusalem (7/6/2021). Setidaknya 178 warga Palestina dan Palestina yang terluka dalam bentrokan tersebut. (AP Photo/Mahmoud Illean)

Liputan6.com, London - Demonstrasi terjadi di sejumlah kota di Inggris pada Minggu (9/5) sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina yang bentrok dengan tentara Israel di Masjid Al-Aqsa.

Dilansir Anadolu Agency, Senin (10/5/2021) demo diselenggarakan oleh Forum Palestina di Inggris dan kelompok lainnya, dengan orang-orang yang tampak berkumpul di luar Downing Street di London dan pusat kota Manchester untuk mengungkapkan kemarahan mereka terhadap kekerasan yang dilakukan terhadap warga Palestina di Yerusalem.

"Kami berdiri di sini hari ini mengetahui sepenuhnya bahwa penjajah melanggar hak-hak Palestina. Apa yang terjadi di Palestina hari ini, apa yang terjadi di Yerusalem hari ini, adalah kelanjutan dari pendudukan ilegal. Ini adalah kelanjutan dari pencurian ilegal tanah yang dimulai pada tahun 1948," kata pihak penyelenggara demo.

"Kami berdiri di sini bersama dalam solidaritas dengan saudara-saudari kami di Palestina yang menghadapi ketidakadilan yang parah di tangan penjajah mereka. Mereka tidak berdaya menghadapi peluru, gas air mata dan granat namun mereka tetap pada keyakinan bahwa mereka berjuang melawan ketidakadilan dan membela rakyat di seluruh dunia," tambah pernyataan itu.

Para demonstran di Inggris, meminta pemerintah untuk mengambil tindakan terhadap pemerintah Israel dan mengutuk kekerasan terhadap warga Palestina yang tidak bersalah termasuk perempuan dan anak-anak.

Mereka juga meminta pemerintah Inggris untuk memberlakukan embargo senjata terhadap Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk mencegah korban lebih lanjut terhadap warga sipil Palestina.

'Aqsa! Aqsa! Jangan menangis! Kami tidak akan pernah membiarkanmu mati! " ujar para demosntran, ketika berteriak di luar kediaman Perdana Menteri Inggris, sambil mengibarkan bendera Palestina dan memegang poster serta atribut demo lainnya.

Laporan Daily Mail menyebut, protes serupa juga akan berlangsung di kota lainnya di Inggris, yaitu Birmingham, dan Bradford.

Adapun demo lainnya untuk menunjukkan dukungan untuk Palestina di negara-negara Eropa, yaitu Belanda, Yordania dan bahkan hingga di Lebanon.

 

 

2 dari 3 halaman

Para Pendemo Menuntut Tindakan Nyata

Bentrok Warga Palestina dan Polisi Israel, Ratusan Orang Terluka
Perbesar
Wanita Palestina melewati barisan polisi Israel saat mereka meninggalkan Gerbang Damaskus ke Kota Tua Yerusalem setelah bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsa (7/6/2021). (AP Photo/Mahmoud Illean)

Ribuan warga berdatangan dalam demo itu, namun mereka tak lupa memastikan untuk mempraktikkan social distancing dan mengenakan maser. 

"Kami akan berdemonstrasi setiap hari di sini di luar Downing Street sampai kami melihat perubahan nyata dibuat," kata seorang pendemo yang mengenakan syal Palestina.

Peserta demo lain mengatakan bahwa apa yang terjadi di Al-Aqsa adalah "isu kemanusiaan dan ujian moralitas kita", menambahkan bahwa hari-hari mendatang akan memperlihatkan respons negara-negara lainnya tentang bagaimana mereka akan menanggapi penindasan yang terjadi di Palestina.

Bulan ini, Pengadilan Distrik Yerusalem Israel memutuskan bahwa keluarga Palestina yang tinggal di lingkungan Yerusalem Timur, Sheikh Jarrah harus meninggalkan rumah mereka.

Hingga 60 orang, termasuk 17 anak-anak diminta pindah secara paksa oleh pihak berwenang di Yerusalem.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓