Muncul 400 Ribu Kasus, Total Infeksi COVID-19 di India Tembus 21 Juta

Oleh Tommy Kurnia pada 06 Mei 2021, 16:29 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 16:29 WIB
Warga India antre mendapatkan oksigen gratis
Perbesar
Seorang pasien bernafas dengan bantuan oksigen yang disediakan oleh Gurdwara, tempat ibadah untuk Sikh, di bawah tenda yang dipasang di sepanjang pinggir jalan di Ghaziabad, Selasa (4/5/2021). Amukan tsunami COVID-19 di India memunculkan kelangkaan oksigen (Tauseef MUSTAFA/AFP)

Liputan6.com, Delhi - Kasus harian COVID-19 di India kembali tembus 400 ribu. Total seluruh kasus di India mencapai 21 juta.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan India, Kamis (6/5/2021), sebanyak 72,19 persen kasus berasal dari 10 negara bagian saja. Sama seperti sebelumnya, kasus terbanyak berasal dari Maharashtra

Beberapa bsgisn yang mencatat kasus tertinggi adalah Maharashtra, Kerala, Uttar Pradesh, Tamil Nadu, Delhi, dan Bengal Barat.

Kasus aktif di India berjumlah 3,5 juta kasus, atau 16,92 persen dari total kasus positif. Angka tertinggi berasal dari Maharashtra.

Kasus kematian harian sebanyak 3.980 pasien. Totalnya ada 230 ribu kematian tercatat karena COVID-19 di India.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

49 WN India Masuk Indonesia Positif COVID-19, Kemenkes Deteksi Varian Virus Corona

Potret India yang Babak Belur Dihantam Tsunami Covid-19
Perbesar
Kerabat membawa seorang perempuan yang pingsan setelah melihat tubuh suaminya di rumah sakit pemerintah khusus COVID-19 di Ahmedabad, India, Selasa (27/4/2021). Kasus virus corona di India melonjak lebih cepat dari tempat lain di dunia. (AP Photo/Ajit Solanki)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia masih mendeteksi varian virus Corona dari sampling spesimen 49 Warga Negara (WN) India yang dinyatakan positif COVID-19 saat masuk Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa 49 orang tersebut dari total 59 kasus positif COVID-19 para pelaku perjalanan, termasuk 10 di antaranya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari India. 

"Kasus yang kita dapatkan dari pelaku perjalanan dari negara India, seperti diketahui dari periode 28 Desember 2020 sampai dengan 25 April 2021, kita mendapatkan 59 kasus positif COVID-19 dari para pelaku perjalanan dari negara India," kata Nadia dalam keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com, Kamis, 6 Mei 2021.

Dari 59 pelaku perjalanan dari India yang positif COVID-19, lanjut Nadia, 26 di antaranya sudah diambil spesimen untuk pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS), mendeteksi varian virus Corona.

"Kami sampaikan juga pada rentang 10 April 2021 sampai dengan 25 April 2021, kita mendapatkan angka 26 kasus positif COVID-19, yang mana Kasus positif, yakni 24 orang WN India dan 2 orang adalah Warga Negara indonesia," Nadia melanjutkan.

"Jadi, dari 59 kasus, kita ketahui 26 kasus positif COVID-19 ini semuanya sudah diambil spesimennya, yang kemudian akan dilakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing untuk mengetahui apakah varian virus COVID-19, yaitu varian B1617 maupun varian B117 ataupun varian lainnya," katanya.

3 dari 4 halaman

Infografis COVID-19:

Infografis Syarat Lansia, Komorbid hingga Ibu Menyusui Disuntik Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Syarat Lansia, Komorbid hingga Ibu Menyusui Disuntik Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓