2 Sumur Minyak di Irak Jadi Target ISIS, 2 Petugas Keamanan Tewas

Oleh Liputan6.com pada 06 Mei 2021, 13:02 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 13:02 WIB
Ilustrasi ISIS
Perbesar
Ilustrasi ISIS (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Kirkuk - Ladang minyak di Provinsi Kirkuk, Irak, diserang ISIS pada Rabu 5 Mei 2021. Insiden itu menewaskan dua anggota keamanan dan meledakkan dua sumur minyak, demikian menurut pernyataan pemerintah dan sumber keamanan provinsi tersebut.

"Militan ISIS meledakkan dua sumur minyak dan menyulut kebakaran di ladang minyak Bai Hassan yang terletak di daerah al-Dibis, sebelah barat laut ibu kota Provinsi Kirkuk, Kirkuk, sekitar 250 km sebelah utara ibu kota Baghdad," jelas pernyataan yang dirilis kantor media Kementerian Perminyakan Irak seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (6/5/2021). 

"Serangan itu menewaskan dan melukai beberapa pasukan keamanan," tambah pernyataan itu tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sejauh ini tim dan kendaraan pemadam kebakaran dari perusahaan North Oil Company Irak berhasil memadamkan kobaran api di satu sumur. Lalu masih berupaya untuk memadamkan kobaran api lainnya.

Sementara itu, Issam al-Bayati dari kepolisian provinsi itu mengatakan kepada Xinhua bahwa militan ISIS menyerang ladang minyak Bai Hassan saat fajar. Mereka juga terlibat bentrok dengan pasukan keamanan yang menjaga ladang minyak tersebut, lalu menewaskan dua di antaranya dan melukai tiga orang lainnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Serangan Berulang

Ilustrasi militan ISIS (AFP)
Perbesar
Ilustrasi militan ISIS (AFP)

Instalasi minyak dan pipa Irak telah berulang kali diserang oleh militan ISIS meskipun situasi keamanan di negara itu telah membaik sejak pemerintah Irak mengumumkan kekalahan penuh ISIS di seluruh negeri pada akhir 2017 lalu.

Sejak itu, para anggota ISIS yang tersisa membentuk kelompok di gurun dan daerah terjal, dan sering melakukan serangan gerilya terhadap pasukan keamanan dan warga sipil.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Juga Video Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya